Kontroversi Saipul Jamil
Buntut Saipul Jamil Diundang di TV, Sutradara Angga Sasongko Nyatakan Sikap Tegas Hentikan Kerjasama
Gara-gara Saipul Jamil hadir di TV, sutradara Angga Sasongko membatalkan kesepakatan distribusi film Nussa dan Keluarga Cemara di TV terkait.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Selain Angga, sejumlah publik figur lain juga menyatakan sikap serupa.
Bahkan. ada petisi di change.org terkait boikot Saipul Jamil yang telah ditandatangani lebih dari 300.000 orang.
Baca juga: Sebut Penampilan Saipul Jamil Bahayakan Psikologis Korban, KPAI Ajak Boikot dari TV dan YouTube

KPAI Serukan Boikot
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti menyoroti penyambutan kebebasan pedangdut Saipul Jamil yang ramai diberitakan.
Ia menyebutkan bahwa hal ini bisa membawa dampak buruk bagi korban.
Apalagi, setelah bebas, Saipul Jamil langsung mendapat kontrak dari 5 stasiun televisi.
Padahal, ia dipidana lantaran sebelumya telah melakukan pelecehan seksual pada anak dibawah umur sesama jenis.
Sehingga menurut Retno, hal ini bisa berakibat buruk pada psikis korban.
"Menyampaikan keprihatinan, karena pembebasan Saipul Jamil diglorifikasi (dirayakan) seperti pahlawan, bahkan diliput besar-besaran oleh berbagai media. Padahal, Saipul Jamil adalah pelaku kekerasan seksual pada anak. Itu perbuatan tercela," ujar Retno dikutip dari Kompas.com, Senin (6/9/2021).
"Psikologis korban menjadi terpukul kembali dan bisa jadi sulit pulih ketika pelaku malah disambut seperti pahlawan. Kita harus berpihak pada korban kekerasan seksual dan membantunya untuk pulih."
"Anak korban atau pun korban-korban kekerasan seksual lainnya menjadi makin takut terbuka atau bicara atas apa yang dialaminya."
Tak hanya itu, penampilan Saipul Jamil kembali ke layar kaca bisa berdampak pada normalisasi kekerasan seksual.
"Saya khawatir, para penonton TV menjadi memaklumi penyebab Saipul Jamil masuk penjara. Pelaku bisa merasa tidak bersalah atas perbuatannya. Berikutnya bisa menganggap kekerasan seksual sebagai sesuatu yang normal. Ini sangat berbahaya," tutur Retno.
Baca juga: KPI Akhirnya Minta Televisi Jangan Glorfifikasi Saipul Jamil dalam Siaran: Jangan Buka Trauma Korban
Oleh sebab itu, Retno mengajak masyarakat untuk tak menonton acara yang menampilkan Saipul Jamil.
"Saya mengimbau masyarakat untuk tidak mononton Saipul Jamil ketika tayang di TV maupun YouTube," beber Retno.