Breaking News:

Lawan Covid19

Ridwan Kamil Tegaskan Digitalisasi UMKM Hal yang Wajib: Siapa yang Memahami, Dia akan Jadi Pemenang

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, migrasi para pelaku usaha menuju digital merupakan hal yang wajib.

Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memimpin Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar di Makodam III Siliwangi, Kota Bandung, Senin (18/1/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Pandemi Covid-19 yang melanda dunia dan juga termasuk Indonesia, telah memukul roda perekonomian.

Tak hanya bisnis kelas kakap, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga ikut terdampak dari adanya pandemi yang sudah berumur 1 tahun lebih ini.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, migrasi para pelaku usaha menuju digital merupakan hal yang wajib.

Baca juga: Relawan JoMan Sebut Rakyat Ingin Jabatan Jokowi Diperpanjang 2-3 Tahun: Ada Harapan, Ekspektasi

Digitalisasi ini merupakan salah satu upaya untuk menjawab tantangan akan surutnya bisnis UMKM imbas pembatasan aktivitas dan mobilitas masyarakat.

Hal tersebut telah terbukti di Jawa Barat.

Ridwan Kamil mengatakan, pertumbuhan ekonomi kreatif yang tidak berbasis kerumunan (menerapkan digitalisasi) mengalami pertumbuhan sebesar 40 persen di tengah pandemi Covid-19.

“Ada ekonomi kreatif yang tidak berbasis kerumunan itu justru tumbuh. Di Jawa Barat tercatat, industri kreatif yang berbasis digital itu tumbuhnya malah tinggi 40 persen,” papar pria yang akrab disapa Kang Emil dalam diskusi secara virtual, Kamis (2/9/2021).

“Ada juga game developer di Kota Bandung yang pendapatannya naik 4 kali lipat. Ada juga pengusaha pangan yang dia sudah siap dengan supermarket digital-nya, dan pendapatan naik 3 kali lipat,” sambungnya.

Dari adanya contoh kasus tersebut, Emil mengatakan bahwa tidak semua lini bisnis usaha mengalami penurunan kinerja yang signifikan akibat pandemi.

Namun, terdapat pula beberapa bisnis yang mengalami peningkatan.

Dan lagi-lagi solusinya adalah penerpan digitalisasi.

Oleh karena itu, pemerintah pusat saat ini terus aktif mendorong UMKM untuk mulai memanfaatkan fasilitas digital, terutama dalam upaya mendongkrak pemasaran.

“Pokoknya digital ini adalah kewajiban, bukan pilihan. Covid mengajarkan, siapa yang tidak suka digital, maka dia akan jadi pecundang,” papar Kang Emil.

“Dan siapa yang hijrah dan memahami digital, maka dia akan menjadi pemenang,” jelasnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kudus Melandai dan Berada di Level 2, Ini Kata Bupati HM Hartopo dan Kemenkes

Sebagai informasi, Ridwan Kamil juga menyampaikan bahwa di wilayah Jawa Barat saat ini sudah tidak ada penerapan PPKM Level 4.

Hal tersebut menunjukkan bahwa kasus aktif Covid-19 di Jawa Barat telah menurun.

Pemerintah daerah tersebut juga mewacanakan tempat-tempat pariwisata di Jawa Barat akan dibuka secara bertahap dalam waktu dekat.

Pembukaan lokasi-lokasi pariwisata ini juga akan selalu dievaluasi dalam kurun 7 hari sekali.

“Alhamdulillah di Jawa Barat hari ini sudah tidak ada lagi PPKM level 4, yang ada PPKM level 3 dan sudah banyak juga level 2. Maka untuk pariwisata pelan-pelan nanti akan kita buka, dan kita lakukan evaluasi dalam 7 harian,” pungkas Kang Emil.

Digitalisasi UMKM Hal yang Wajib

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved