Terkini Daerah
Pembunuh Wanita Sopir Taksi Online di Gunung Salak Ditangkap, Terungkap Cara Pelaku Habisi Korban
Polisi berhasil menangkap satu di antara pelaku pembunuhan wanita sopir taksi online di kawasan Gunung Salak, Aceh. Ini faktanya.
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Polisi berhasil menangkap satu di antara pelaku pembunuhan wanita sopir taksi online di kawasan Gunung Salak, Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara.
Dilansir Serambinews.com, pelaku yang diketahui bernama Nurdin (42) ini sempat kabur ke Batam seusai melakukan aksi kejinya.
Nurdin adalah dalang pembunuhan sopir grab tersebut yang mayatnya ditemukan di jurang Gunung Salak, Aceh Utara, dua bulan yang lalu.
Baca juga: Fakta Pembunuhan Sopir Taksi Online di Gunung Salak: Kronologi hingga Korban Dijanjikan Rp 3 juta
Kala itu korban pada Kamis (3/6/2021) pagi mengantar pelanggannya.
Nurdin saat itu duduk tepat di belakang korban, sementara pelaku lain yakni MY berada di depan atau di samping sopir dan LO yang masih buron duduk disamping Nurdin.
Namun pada Minggu (6/6/2021) sekitar pukul 16.00 WIB korban ditemukan warga sudah menjadi mayat di Kilometer (Km) 31 Jalan KKA-Bener Meriah, kawasan Gunung Salak.
MY terlibat sebagai pemesan mobil grab korban untuk diantarkan ke Aceh.
Pada saat ketiga pelaku masuk ke mobil mereka bertiga meminta korban untuk mengantarnya ke kawasan Gunung Salak, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara.
Setiba di lokasi malam hari saat itu sopir atau korban menaruh curiga kepeda ketiga penumpangnya.
"Sopir sempat menanyakan kepada pelaku kenapa lokasi jalan semakin gelap, sehingga Nurdin langsung menarik sabuk pengaman di samping sopir untuk dijerat keleher korban," kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto didampingi Kasat Resrim AKP Yoga Panji Prasetya serta Wakapolres Kompol Raja Gunawan saat konferensi pers kepada media, Senin (30/8/2021).
Baca juga: Sosok Wanita Sopir Taksi Online yang Ditemukan Tewas di Jurang Gunung Salak, Dikenal Pekerja Keras
Kapolres menyebutkan, dalang pelaku pembunuhan sopir grab langsung menjerat tali sabuk pengamanan ke lehernya, kemudian menahan kursi belakang sopir dengan lutut sehingga korban tewas.
Pada saat itu laju mobil sudah tidak kencang lagi, dan di seputaran jalan itu sangat sepi.
MY kawan Nurdin mengendalikan setir mobil agar tidak oleng ketika korban dilit tali sabuk pengaman di lehernya.
Sehingga MY menarik rem tangan dan laju mobil terhenti.
Saat itulah ketiga pelaku mengangkat korban untuk dibuang ke jurang Gunung Salak.