Breaking News:

Terkini Daerah

Pembunuh Wanita Sopir Taksi Online di Gunung Salak Ditangkap, Terungkap Cara Pelaku Habisi Korban

Polisi berhasil menangkap satu di antara pelaku pembunuhan wanita sopir taksi online di kawasan Gunung Salak, Aceh. Ini faktanya.

Editor: Mohamad Yoenus
SERAMBINEWS.COM/ZAKI MUBARAK
Petugas membawa dua dari tiga tersangka pembunuhan wanita sopir Grab asal Medan saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Senin (30/8/2021). Pembunuhan di kawasan Gunung Salak, Aceh Utara, bermotif perampokan mobil Avanza milik korban itu terjadi beberapa bulan lalu. 

TRIBUNWOW.COM - Polisi berhasil menangkap satu di antara pelaku pembunuhan wanita sopir taksi online di kawasan Gunung Salak, Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara.

Dilansir Serambinews.com, pelaku yang diketahui bernama Nurdin (42) ini sempat kabur ke Batam seusai melakukan aksi kejinya.

Nurdin adalah dalang pembunuhan sopir grab tersebut yang mayatnya ditemukan di jurang Gunung Salak, Aceh Utara, dua bulan yang lalu.

Baca juga: Fakta Pembunuhan Sopir Taksi Online di Gunung Salak: Kronologi hingga Korban Dijanjikan Rp 3 juta

Kala itu korban pada Kamis (3/6/2021) pagi mengantar pelanggannya.

Nurdin saat itu duduk tepat di belakang korban, sementara pelaku lain yakni MY berada di depan atau di samping sopir dan LO yang masih buron duduk disamping Nurdin.

Namun pada Minggu (6/6/2021) sekitar pukul 16.00 WIB korban ditemukan warga sudah menjadi mayat di Kilometer (Km) 31 Jalan KKA-Bener Meriah, kawasan Gunung Salak.

MY terlibat sebagai pemesan mobil grab korban untuk diantarkan ke Aceh.

Pada saat ketiga pelaku masuk ke mobil mereka bertiga meminta korban untuk mengantarnya ke kawasan Gunung Salak, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara.

Setiba di lokasi malam hari saat itu sopir atau korban menaruh curiga kepeda ketiga penumpangnya.

"Sopir sempat menanyakan kepada pelaku kenapa lokasi jalan semakin gelap, sehingga Nurdin langsung menarik sabuk pengaman di samping sopir untuk dijerat keleher korban," kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto didampingi Kasat Resrim AKP Yoga Panji Prasetya serta Wakapolres Kompol Raja Gunawan saat konferensi pers kepada media, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Sosok Wanita Sopir Taksi Online yang Ditemukan Tewas di Jurang Gunung Salak, Dikenal Pekerja Keras

Kapolres menyebutkan, dalang pelaku pembunuhan sopir grab langsung menjerat tali sabuk pengamanan ke lehernya, kemudian menahan kursi belakang sopir dengan lutut sehingga korban tewas.

Pada saat itu laju mobil sudah tidak kencang lagi, dan di seputaran jalan itu sangat sepi.

MY kawan Nurdin mengendalikan setir mobil agar tidak oleng ketika korban dilit tali sabuk pengaman di lehernya.

Sehingga MY menarik rem tangan dan laju mobil terhenti.

Saat itulah ketiga pelaku mengangkat korban untuk dibuang ke jurang Gunung Salak.

"Usai dibuang mayatnya, mereka langsung meninggalkan lokasi kejadian dengan membawa mobil milik korban," terang Kapolres.

Kapolres melanjutkan, dalam perjalanan para pelaku sudah berdebat agar mobil ditinggalkan agar jejak mereka hilang.

"Kemudian para pelaku kabur masing-masing menyelamatkan diri. MY kabur dan ditangkap oleh Tim Polda Aceh, lalu LO dan Nurdin kabur ke Batam," jelas AKBP Eko Hartanto.

Di sana sambung Kapolres, mereka berdua sempat melakukan percakapan melalui ponsel, namun tak lama kemudian LO hilang jejak.

Sementara Nurdin tinggal di Batam selama satu bulan.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved