Breaking News:

Terkini Daerah

Fakta Viral Video Polisi Amankan Vespa Modifikasi Lebarnya Sebadan Jalan, Kena Sanksi Tilang

Viral video yang memperlihatkan anggota Satlantas Polres Boyolali mengamankan vespa nyentrik di jalanan. Ini faktanya.

Dok Polres Boyolali via Tribun Solo
Kondisi Vespa Modifikasi di Boyolali saat Dibawa Polisi untuk Diamankan. 

TRIBUNWOW.COM - Viral video yang memperlihatkan anggota Satlantas Polres Boyolali mengamankan vespa nyentrik di jalanan.

Dilansir Tribun Solo, vespa modifikasi yang diamankan anggota Satlantas Polres Boyolali itu memang nyentrik.

Selain ban bekas yang dibawa, di vespa tersebut juga ada kain bekas dan gantungan botol air mineral.

Baca juga: Sosok Ary, Driver Ojol yang Viral Beli Laptop untuk Anaknya, Hasil Tabungan Uang Tip dari Pelanggan

Vespa tersebut juga terlihat kumuh.

Tapi, yang membuat vespa itu bermasalah, karena ukurannya yang memang tak wajar.

Ukurna vespa itu cukup lebar, hampir memakan seluruh ruas jalan.

Sehingga, pengendara lain akan kesulitan menyalip vespa itu.

Vespa itu pun akhirnya jadi 'penguasa jalanan'.

Seperti diketahui, dua vespa modifikasi diamankan oleh Polres Boyolali lantaran dianggap membahayakan penguna jalan sekitar.

Kedua vespa dilakukan penilangan, dalam waktu yang berbeda.

Yakni pada Sabtu (28/8/2021) di Jalan Solo - Semarang dan Minggu (29/8/2021) di Jalan Cepogo - Boyolali.

Kedua vespa modifikasi masing-masing membawa penumpang 3 orang dan 1 orang pengendara.

Kondisi vespa modifikasi yang tidak berbentuk itu, telah melakukan perjalanan dari beberapa daerah di Indonesia.

Kaur Bin OPS Satlantas Polres Boyolali, Iptu Widarto, mengatakan penindakan ini dilakukan setelah adanya laporan dari penguna jalan.

"Laporan kami terima, melihat kendaraan tidak sesuai standar dan menganggu penguna jalan jadi kami lakukan penilangan," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Minggu (29/8/2021).

Baca juga: Fakta Viral Acara Tanpa Prokes Dihadiri Pejabat di NTT, Wagub Beri Penjelasan: Semua Sudah Vaksin

Pihaknya mengatakan, pengedara saat dimintai keterangan tidak bisa menunjukan surat indentitas dan surat kelengkapan kendaraan.

"Para penumpang dan pengendara mengaku sedang melakukan touring beberapa daerah. Mereka berasal dari Jakarta dan Sulawesi," ungkapnya.

Widarto menjelaskan, pengedara melanggar aturan UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan dengan pasal 285 ayat (1) jo 106 (3) jo 48 (2) (3).

Baca juga: Sebelum Meninggal, Aming Bocah yang Viral Nasihati Warga agar Pakai Masker Sempat Cuci Kaki Ibu

Sehingga mereka menyita kendaraan sebagai barang bukti.

Sedangkan pengedara dan penumpang tidak dilakukan penahanan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved