Virus Corona
Bisa Terjadi saat dan setelah Isoman Covid-19, Kapan Periode Waktu Badai Sitokin Bisa Muncul?
Badai sitokin merupakan konsidi serius yang menyebabkan pasien Covid-19 mengalami penyakit yang parah.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
"Jadi grafiknya ada dua puncak gunung, yang pertama adalah grafik pertambahan virusnya, tentunya itu juga bisa menyebabkan kerusakan langsung," ujarnya.
Periode Rentan Badai Sitokin
Di grafik puncak pertama dijelaskan jika dalam 10 hari hingga 14 hari grafik tersebut akan cenderung menurun.
Hal itu biasanya terjadi pada seluruh pasien Covid-19 bahkan jika tanpa menggunakan obat sama sekali.
"Tapi pada saat dia melewati minggu pertama, reaksi yang muncul dari sel kekebalan kita yang melawan virus itu justru mulai terorganisir, mulai terjadi," ujarnya.
"Ketika virusnya mulai terjadi, reaksi di badan kita masih jalan terus, jadi puncak yang kedua ya itu, puncak sitokin kita."
Meski waktunya tidak pasti, tetapi dia menyebut umumnya sekitar dua minggu setelah terpapar Covid-19.
Dan untuk pasien yang mengajalami gejala ringan, dua puncak tersebut cenderung berdekatan atau berhimpitan.
"Tapi kalau yang parah bisa panjang, jauh," jelasnya.
Menurut dr. Ceva itulah salah satu penyebab pasien Covid-19 masih bisa memiliki gejala meski telah dinyatakan sembuh.
Gejala bahkan bisa bertahan hingga 40 hari meski virusnya sudah tidak ada di dalam tubuh.
Periode waktu terjadinya badai sitokin disebutkan sangat bergantung dari respons imun atau sifat reaktif dari sistem kekebalan masing-masing pasien.
"Tetapi secara umum itu, di hari-hari pertama tidak terjadi, minggu pertama tidak terjadi," jelasnya.
Meski begitu dia tetap mengakui bahwa ada pasien yang baru berjalan selama empat hari sudah menunjukkan gejala badai sitokin.
Namun sebagian bersar akan terjadi setelah 10 hari atau hingga 14 hari.
Kondisi badai sitokin ini juga bisa berlangsung lama bahkan hingga 40 hari.
"Bisa terjadi responsnya yang berkepanjangan atau yang virusnya lambat hilang," ujarnya.
Simak Tayangan Tanya IDI bertajuk Badai Sitokin, selengkapnya di:
(Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)
Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-or-covid-19.jpg)