Terkini Daerah
Punya Bukti CCTV, Korban Penganiayaan Oknum TNI Takut Lapor: Enggak Mau Keluarga Saya Kenapa-kenapa
Meskipun memiliki bukti kuat untuk melaporkan oknum TNI yang melakukan penganiayaan, pria di Kramat Jati memilih diam karena takut.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
Setelah memindahkan, korban menunggu di motor menanti pelaku lewat untuk memindahkan kembali motor ke posisi semula.
"Terus dia berhenti buka kaca, nanyain saya harga narkoba (sabu) satu gram berapa, saya jawab enggak tahu sampai empat kali," ucapnya.
Indra lalu menanyakan apakah S adalah orang yang pernah melaporkan dirinya ke Polsek Kramat Jati.
Diketahui, Indra sempat berurusan dengan polisi.
Ketika itu ia digerebek polisi namun tidak ditemukan barang bukti narkoba, sehingga ia akhirnya dibebaskan dari Polsek Kramat Jati.
"Saya tanya gitu, dia malah marah-marah terus dia langsung pukul perut saya terus kepala, leher dan punggung," jelasnya.
Korban tak melawan saat dihajar oleh pelaku, sedangkan oknum TNI tersebut semakin beringas hingga mengancam akan menembak korban.
"Warga sempat menolong, istri saya juga yang lagi hamil sampai keluar melerai," tutur Indra.
Penjelasan Pihak TNI
Di sisi lain, Komandan Kodim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki mengatakan, dirinya belum tahu soal adanya anggota Babinsa Palmerah berinisial S aniaya warga.
"Saya belum dapat laporan, masih penyelidikan," kata Dadang saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Jumat (20/8/2021).
Namun Danramil 03/Grogol Palmerah Kapten Irwan menyebut kasus antara S dan Indra telah selesai tiga hari yang lalu.
Tetapi Kapten Irwan tak bisa menunjukkan bukti dokumentasi ketika diminta oleh awak media.
Kapten Irwan hanya menyatakan kasus sudah selesai. (TribunWow.com/Anung)
Artikel ini diolah dari WartaKotalive.com dengan judul Oknum Babinsa Koramil Palmerah Aniaya Warga KramatJati, Korban Sempat Dituduh Jual Narkoba dan Anggota Babinsa Palmerah Aniaya Warga, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki: Saya Belum Dapat Laporan, serta TribunJakarta.com dengan judul Dianiaya Oknum Babinsa Palmerah Sepele, Korban Warga Kramat Jati Tak Berani Lapor ke Polisi Militer