Viral Medsos
Jadi Korban Fetish Mukena, Foto Model di Malang Disebar di Akun Bernama Pecinta Mukena
Berkedok mengajak berfoto untuk mempromosikan produk online shop, pria pengidap fetish mukena di Malang justru menyalahgunakan foto korban.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - JT (20), seorang model busana muslim berparas ayu harus merasakan pengalaman pahit dalam perjalanannya meniti karier di dunia fashion.
Wanita asal Kota Malang, Jawa Timur itu menjadi korban pria pengidap fetish mukena setelah ditipu diajak kerjasama berkedok foto produk online shop (olshop).
Kejadian tersebut diketahui terjadi pada Maret 2021 kemarin dan baru viral di media sosial seusai korban memutuskan untuk berbicara ke publik lewat akun Twitter-nya, pada Senin (16/8/2021) kemarin.
Baca juga: Fakta Viral Fetish Mata Diperban, Ini Modus Pelaku hingga Pengakuan Korban
Baca juga: Update Kasus Gilang Bungkus Fetish Kain Jarik, Kini Dituntut 8 Tahun Penjara dan Denda Rp 50 Juta
Dikutip TribunWow.com dari TribunJatim.com, berdasarkan pengakuan JT, foto dirinya disebar di akun medsos bernama pecinta mukena.
Akun tersebut berisi foto-foto wanita menggunakan mukena yang ternyata digemari oleh orang-orang yang memiliki ketertarikan seksual terhadap mukena atau fetish mukena.
Setelah mengetahui fotonya disebar di akun tersebut, JT sempat meminta pelaku untuk menghapus foto namun kontaknya justru diblokir oleh pelaku.
JT bercerita, selain foto dirinya, ia menemukan foto-foto wanita lain yang juga berpose mengenakan mukena.
Tak hanya foto yang disebar, akun medsos JT juga disebar di akun pecinta mukena sehingga ia sempat beberapa kali menerima pesan langsung dari orang asing.
Kendati demikian, JT mengaku belum mengalami gangguan yang bersifat pelecehan.
"Kami akan mengadukan pelaku ke polisi, agar ada efek jera. Selain itu, juga agar tidak ada lagi korban dari teman-teman model lainnya," ucap JT kepada TribunJatim.com, Kamis (19/8/2021).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo mengungkapkan, pihaknya akan menyelidiki kasus tersebut.
"Kami belum menerima laporan dari korban, dan kami siap menerima laporan dari korban. Kami mohon untuk berkenan, korban datang ke Polresta Malang Kota untuk memgadukan kejadian itu. Kami akan dalami perkara tersebut," bebernya.
Pihak kepolisian mengatakan akan mengusut akun medsos milik pelaku pengidap fetish mukena.
Berdasarkan penelusuran TribunWow.com, akun medsos pecinta mukena yang diketahui ada di Twitter, telah tidak bisa ditemukan dan diduga dihapus oleh pemiliknya.
Berfoto di Banyak Tempat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/1ur-jadi-korban-fetish-mukena-berkedok-online-shopping-maret-2021.jpg)