Virus Corona
Kenali Herbal Meniran yang Punya Manfaat Imunomodulator, Cocok bagi Pasien Covid-19 yang Isoman
Sifatnya yang bisa digunakan sebagai peningkat imun, kemungkinan cocok digunakan bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Daun meniran memiliki beragam jenis manfaat bagi kesehatan.
Sifatnya yang bisa digunakan sebagai peningkat imun, kemungkinan cocok digunakan bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.
Tahun lalu, tim peneliti di Rumah Sakit Darurat Corona (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, melakukan uji klinis kandidat imunomodulator yang berasal dari tanaman herbal asli Indonesia untuk pasien Covid-19.
Baca juga: 3 Faktor yang Bikin Sulit Tidur saat Isoman Covid-19, Coba Langkah Ini untuk Bantu Atasi
Baca juga: Dibutuhkan saat Isoman Covid-19, Ketua Satgas IDI Imbau Hindari Dosis Tinggi Vitamin D, Bisa Bahaya
Tepatnya pada 16 Agustus 2020, dilansir dari situs Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, uji klinis tersebut dikatakan telah selesai.
Dua produk yang diuji klinis adalah Cordyceps militaris dan kombinasi ekstrak herbal yang terdiri dari rimpang jahe merah, daun meniran, sambiloto, dan daun sembung.
Kemudian hasilnya akan diteliti lagi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai regulator.
“Uji klinis imunomodulator dengan bahan asli dari keanekaragaman hayati Indonesia merupakan yang pertama yang dilakukan secara independen serta melibatkan banyak pihak untuk memastikan obyektifitas dan akurasinya terjaga,” jelas Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Laksana Tri Handoko di Jakarta pada Senin (17/8/2020).
Sebagai herbal asli indonesia, daun meniran memang secara empiris telah digunakan sebagai obat tradisional bagi masyarakat Indonesia.
Meniran dapat mengaktifkan sistem kekebalan untuk membuatnya memainkan peran terbaiknya.
Dalam pengobatan tradisional, seluruh bagian tanaman meniran dapat dimanfaatkan dalam sediaan obat.
Mengutip dari situs Dinas Pertanian Jogjakarta (pertanian.jogjakota.go.id), secara ilmiah juga telah ada yang membuktikan bahwa daun meniran berkhasiat untuk mengobati beberapa jenis penyakit.
Baca juga: Pandemi Belum Usai, Australia Temukan Kasus Wabah Mirip Covid-19, Apa Perlu Isolasi Mandiri Juga?
Terutama untuk berbagai penyakit infeksi, seperti hepatitis B kronis, tuberkulosis (TB), vaginitis dan infeksi varicella-zoster.
Diketahui dalam sebuah studi in vitro 2014, disebutkan bahwa ekstrak yang terbuat dari daun meniran menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat.
Perlu diketahui, antioksidan dapat memperkuat kekebalan tubuh serta mencegah timbulnya penyakit.
Antioksidan bekerja melawan radikal bebas dalam tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan munculnya berbagai penyakit..
Hal itu ada kaitannya antara fungsi meniran yang bisa meningkatkan sistem kekebalan.
Sama seperti Covid-19, dalam penyakit seperti di atas fungsi sistem kekbalan menjadi sangat penting.
Itu sebabnya diduga meniran memiliki manfaat yang baik bagi pasien Covid-19.
Di Indonesia, meniran atau ekstrak meniran kerap dimanfaatkan untuk batu ginjal.
Ekstrak tanaman meniran yang bersifat basa diketahui dapat mencegah serta mengatasi batu ginjal yang bersifat asam.
Baca juga: Baiknya Hindari Konsumsi Ini saat Isolasi Mandiri Covid-19, Ini 6 Makanan yang Bisa Picu Peradangan
Manfaat meniran selanjutnya yaitu mengatasi tukak lambung.
Gejala tukak lambung yakni sakit maag atau nyeri ulu hati.
Untuk mengatasi tukak lambung, banyak orang yang memanfaatkan daun meniran.
Ekstrak daun meniran dipercaya dapat membunuh Helicobacter pylori (bakteri penyebab tukak lambung).
Disebutkan juga bahwa meniran mudah tumbuh di Indonesia terutama di lingkungan yang lembab.
Herbal itu juga tumbuh di pinggir parit, kebun dan ladang.
Secara umum orang menyebut meniran sebagai tumbuhan liar, dan banyak orang yang belum mengetahui apakah tanaman ini bisa dijadikan obat.
Adapun cara sederhana memanfaatkan tanaman ini sebagai penguat kekebalan adalah dengan merebus 15-30 gram herba (daun dan batang) yang telah dikeringkan atau 30-60 gram herba segar dalam 3 gelas hingga tersisa 1 gelas.
Setelah dingin, saring air rebusan tersebut dan diminum 1 gelas sehari. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)