Breaking News:

Terkini Nasional

Heboh Mural Kritik Pemerintah Dihapus Aparat, Sujiwo Tejo: Jangan Gambar Banteng, Nanti Kepak Sayap

Sujiwo Tejo mengungkapkan pandangannya terkait penghapusan mural yang kritik pemerintah.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Lailatun Niqmah
Channel YouTube Talk Show tv One
Sudjiwo Tedjo melalui acara 1 Hari, 1000 pesan di TV One yang tayang pada Sabtu (19/4/2020). Terbaru, Sujiwo Tejo mengungkapkan pandangannya terkait penghapusan mural yang kritik pemerintah, Kamis (19/8/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Budayawan Sujiwo Tejo ikut memberikan komentar dan pandangannya terkait fenomena penghapusan mural yang belakangan ini ramai menjadi sorotan.

Diketahui sejumlah mural bermuatan kritik di berbagai daerah dihapus oleh aparat setempat.

Mulai dari mural wajah yang dianggap mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertuliskan '404: Not Found', mural 'Dipaksa Sehat di Negara Sakit', hingga mural 'Tuhan Aku Lapar'.

Mural Presiden Jokowi bertuliskan 404:Not Found di Batuceper, Kota Tangerang, Banten.
Mural Presiden Jokowi bertuliskan 404:Not Found di Batuceper, Kota Tangerang, Banten. (Tribunnews.com/Istimewa)

Baca juga: Soroti Megawati yang Menangis karena Jokowi Diolok-olok, Rocky Gerung: Kita Pahami sebagai Watak

Sujiwo Tejo menegaskan, penghapusan mural semestinya tidak tebang pilih bila memang mengacu kepada aturan tata ruang kota atau lingkungan setempat.

Sujiwo Tejo tampak menyayangkan penghapusan mural-mural kritik tersebut yang sampai membuat kegaduhan.

Padahal, selain bisa menyuarakan kritik, mural juga bisa membuat ruang imajinasi masyarakat tidak monoton sempit.

"Ruang imajinasinya biar lapang," kata Sujiwo Tejo dikutip TribunWow.com dari Apa Kabar Indonesia Pagi di tvone, Kamis (19/8/2021).

Lebih lanjut, ia menyarankan bahwa akan lebih baik bila muatan mural-mural tersebut dibalut dengan muatan kearifan atau budaya lokal Indonesia.

Selain bisa menuangkan ekspresi, mural yang demikian justru bisa untuk mengkampanyakan identitas lokal dan nasional.

Baca juga: Haris Azhar Bandingkan Mural dengan Cat Pesawat Kepresidenan, Faldo Maldini: Jangan Dibenarkan Dong

Baca juga: Debat Faldo Maldini soal Presiden Disebut Lambang Negara, Haris Azhar: Justru Polisi Harus Diperiksa

"Bagaimana kalau mural itu sekalian untuk membangkitkan kenangan-kenangan yang sudah nggak ada. Misalnya, kenapa nggak gambar wayang. Pak Jokowi digambar pakai Gatot Kaca," ucap Sujiwo Tejo.

"Jadi bukan langsung pinjam istilah dari Swiss atau apa, 404: Not Found itu kan dari barat," tegasnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved