Breaking News:

Terkini Nasional

Debat Faldo Maldini soal Presiden Disebut Lambang Negara, Haris Azhar: Justru Polisi Harus Diperiksa

Haris Azhar dan Faldo Maldini mengungkapkan pandangan berbeda terkait penghapusan mural yang mengkritik pemerintahan Presiden Jokowi.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube Mata Najwa
Kolase Haris Azhar dan Faldo Maldini dalam debat di Mata Najwa, Rabu (18/8/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Polemik terkait penghapusan sejumlah mural yang mengkritik pemerintahan Presiden Jokowi ternyata masih bergulir.

Terkait hal tersebut, pegiat Hak Asasi Manusia (HAM), Haris Azhar sampai terlibat debat sengit dengan Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Pratikno di bidang komunikasi dan media, Faldo Maldini.

Penghapusan sejumlah mural memang sempat viral di media sosial.

Mural Presiden Jokowi bertuliskan 404:Not Found di Batuceper, Kota Tangerang, Banten.
Mural Presiden Jokowi bertuliskan 404:Not Found di Batuceper, Kota Tangerang, Banten. (Tribunnews.com/Istimewa)

Baca juga: Megawati Ungkap Alasannya Bela hingga Tangisi Presiden Jokowi: Dibully 1000 Kali, Saya Tidak Takut

Terutama soal penghapusan mural mirip Jokowi bertuliskan 404: Not Found di Batuceper, Tangerang, Banten.

Dalih penghapusan mural tersebut adalah penertiban ruang publik.

Selain itu, aparat juga menganggap mural tersebut telah menghina presiden sebagai lambang negara.

Hal itu dipertanyakan dengan tegas oleh Haris Azhar kepada Faldo Maldini ketika satu meja di acara Mata Najwa.

"Pertama, Jokowi bukan lambang negara. Sebab kalau Joko Widodo lambang negara, saya mau tanya sama Faldo, itu kita sedang menghina lambang negara atau menghina Pak Jokowi," kata Haris Azhar dikutip TribunWow.com, Kamis (19/8/2021).

Haris menegaskan, presiden adalah lembaga yang memang harus dikritik oleh masyarakat.

Hal itu sebagai salah satu dihidupkannya konstitusi.

"Lambang negara sudah jelas Burung Garuda, Pak Jokowi adalah presiden."

"Presiden itu manusia yang diberikan jabatan karena dia bikin janji, dan ada janji yang taken taken for granted namanya konstitusi."

"Ketika itu tidak diterapkan, setiap warga itu berhak untuk mengkritik karena dia warganya," sambung Haris.

Baca juga: Sujiwo Tejo: Saya akan Berdiri di Baris Depan jika Ada Usaha untuk Menggulingkan Pak Jokowi

Baca juga: Menangis Melihat Presiden Jokowi Sering Dihina, Megawati: Pengecut Kalian, Jangan Sembarangan

Menanggapi hal tersebut, Faldo Maldini tak tinggal diam.

Ia tak menampik bahwa masyarakat memang sering salah tafsir terkait pesiden sebagai lambang negara.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Tags:
Faldo MaldiniHaris AzharMural404: Not FoundJokowiMata Najwa
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved