Virus Corona
Ruang Isoman Dianjurkan Memiliki Ventilasi yang Baik, Ini Risiko Penularan Covid-19 di Ruangan AC
Ruangan yang ideal untuk isolasi mandiri adalah ruangan berventilasi dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Ruangan yang ideal untuk isolasi mandiri adalah ruangan berventilasi dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Selain itu dalam pencegahan Covid-19 seseorang juga dianjurkan untuk tidak berkerumun di dalam ruangan terlalu lama.
Hal itu karena, menurut data Covid-19 lebih banyak menular di dalam ruangan.
Baca juga: Bisa Kurangi Risiko Paparan Covid-19 saat Ada yang Isoman di Rumah, Begini Cara Kerja HEPA Filter
Baca juga: Ada yang Isoman di Rumah? Kenali Berapa Lama Virus Covid-19 Bisa Menempel di Permukaan Benda
Droplet yang terdapat virus Covid-19 juga bisa bertahan di udara untuk batas waktu tertentu.
Lalu bagaimana penularan Covid-19 di dalam ruangan ber-AC?
Waleed Javaid, MD, Associate Professor of Medicine (Infectious Diseases) di Icahn School of Medicine di Mount Sinai di New York City, mengatakan itu mungkin bisa mempercepat penularan, tetapi tergantung bagaimana kondisinya.
"Jika seseorang di rumah yang terinfeksi virus batuk dan bersin dan tidak berhati-hati, maka partikel virus kecil dalam tetesan pernapasan dapat beredar di udara," ujarnya seperti dikutip dari NPR.org.
"Apa pun yang menggerakkan arus udara di sekitar ruangan dapat menyebarkan tetesan ini, baik itu sistem pendingin udara, unit AC yang dipasang di jendela, sistem pemanas paksa, atau bahkan kipas angin," menurut Dr. Javaid.
Jawaban atas pertanyaan itu terletak pada cara virus ditularkan.
Sejauh ini, diketahui secara umum bahwa penularan Covid-19 adalah melalui droplet.
Droplet merupakan partikel napas atau ludah berisi virus keluar dari hidung atau mulut orang yang terinfeksi ketika mereka bernapas, berbicara, batuk atau bersin.
Tetesan ini umumnya menyebar dalam jarak dekat dari orang yang mengeluarkannya.
Tetapi jika mereka bersentuhan dengan mata, hidung, atau mulut seseorang, mereka dapat menularkan virus.
Lalu ada penularan aerosol, ketika orang yang terinfeksi mengeluarkan partikel infeksi mikroskopis yang sangat kecil sehingga mereka berlama-lama di udara dan menyebar dari orang ke orang melalui aliran udara.
Baca juga: Terpapar Covid-19? Jaga Kesehatan Otak selama Isolasi Mandiri dengan 9 Makanan Berikut
Karena mereka jauh lebih kecil daripada tetesan, aerosol dapat menempuh jarak yang lebih jauh dan masuk jauh ke dalam paru-paru seseorang yang menghirupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-orang-isolasi-mandiri.jpg)