Breaking News:

Terkini Daerah

Detik-detik Penangkapan Pasutri Terduga Teroris di Malang, Saksi Sebut Pelaku Dikepung Densus 88

Pasangan suami istri di Malang, Jawa Timur, ditangkap oleh Densus 88 karena diduga terlibat jaringan teroris.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNJATIM.COM/Sylvianita Widyawati
Ruko milik terduga teroris CA (41) dan LF yang sempat digeledah petugas Densus 88, berlokasi di wilayah Lowokwaru, kota Malang, Jawa Timur, Senin (16/5/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Pasangan suami istri di Malang, Jawa Timur, ditangkap oleh Densus 88 karena diduga terlibat jaringan teroris.

Keduanya diamankan di sekitar rumahnya kawasan Merjosari, Lowokwaru, Malang, Jawa Timur.

Pria berinisial CA (41) dan istrinya LF, diduga memiliki kaitan dengan penggalangan dana untuk membiayai kegiatan terorisme.

Ilustrasi Densus 88
Ilustrasi Densus 88 (PERSDA NETWORK/BINA HARNANSA)

Baca juga: Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris Jaringan JAD di Merauke, Ini Barang Bukti yang Ditemukan

Baca juga: Jebol Jendela, Ini Detik-detik Terduga Teroris Kabur dari Tahanan, Polisi: Tak Mungkin Sendiri

Dilansir Suryamalang.com, Selasa (17/8/2021), CA mengaku sebagai manajer yang mengelola penggalangan dan di LAZ (Lembaga Amil Zakat) ABA.

Rupanya aktivitas tersebut dicurigai oleh petugas hingga berujung ke penahanan tersebut.

Sementara itu, ketua RT setempat, Hariyono (60) menjelaskan kronologi penangkapan pasutri itu oleh Densus 88.

"Jadi sekitar pukul 10.30 WIB, saya ditelepon oleh pak lurah bahwa ada beberapa anggota Densus mau datang ke rumah saya. Tak lama setelah itu, beberapa anggota Densus tiba di rumah saya," ujar Hariyono, Senin (16/8/2021).

Kepada Hariyono, petugas menunjukkan surat tugas dan menjelaskan tujuan kedatangan mereka.

Pihak Densus 88 menjelaskan bahwa mereka hendak meringkus terduga teroris yang dicurigai melakukan penggalangan dana untuk membiayai organisasi teroris.

"Densus 88 membawa surat tugas dan menunjukkannya ke saya. Dan mereka juga menjelaskan, akan melakukan penangkapan terduga teroris," ujar Hariyono.

"Kalau menurut anggota Densus tadi, CA ditangkap terkait dugaan penggalangan dana untuk gerakan teroris."

Menurut Hariyono, sejumlah bukti telah dikumpulkan oleh petugas seperti misalnya laptop, buku, identitas dan sejumlah dokumen terkait.

"Anggota Densus membawa beberapa barang bukti. Yaitu beberapa dokumen, ID Card, buku-buku, dan dua laptop," kata Hariyono.

Baca juga: Ditusuk Pria Ngaku Teroris, Bripka RD Awalnya Jawab Pertanyaan dari Pelaku: Sempat Bilang Sudahlah

Terkait penangkapa CA dan LF, Hariyono mengaku tak melihat langsung penggerebekan tersebut.

"Saya tidak tahu sendiri penangkapannya. Hanya diberitahu polisi kalau CA sudah diamankan. Tapi tidak tahu apa masih di sini (Malang) atau dimana," jelas Hariyono.

Kemudian, Hariyono menjelaskan bahwa keluarga tersebut sebenarnya bukanlah berasal dari daerahnya.

Mereka memang telah tinggal lama di tempat tersebut, namun sejatinya merupakan warga Jombang, Jawa Timur.

"CA ini warga Jombang dan ia tinggal di sini sudah tujuh tahun. Kalau rumahnya itu, bukan rumah miliknya sendiri melainkan rumah kontrakan," terang Hariyono.

Sementara itu, menurut penuturan seorang saksi mata, Muhammad Abid (35), kejadian penangkapan terjadi sekitar pukul 12.15 WIB.

Ia melihat CA yang sedang berjalan didekati oleh sebuah mobil berisi sejumlah yang kemudian keluar untuk menangkap pria tersebut.

Abid menyebut ada satu mobil berjenis Toyota Innova yang kemudian dibuntuti oleh mobil Inafis.

"Saat itu, seorang warga sini yang berinisial CA (41) jalan kaki melintas di depan gapura Jalan Joyo Utomo Gang IV. Tahu-tahu, CA didekati mobil Toyota Innova warna silver dan dari mobil itu keluar enam sampai delapan orang. Mereka langsung menangkap CA dan memasukkannya ke dalam mobil. Dan di belakang mobil Toyota Innova itu, juga ada mobil Inafis," beber Abid.

Selanjutnya, pihak Densus 88 menggeledah rumah CA dan LF yang menjadi satu dengan toko sandal dan sepatu milik keduanya.

Selain menangkap LF, pihak kepolisian juga menyita sejumlah barang yang diduga sebagai bukti.

"Sekitar pukul 12.30 WIB, beberapa orang Densus 88 itu menggeledah toko milik CA. Dari toko CA, Densus membawa enam kantong namun isinya saya tidak tahu. Selain membawa enam kantong, dari toko itu Densus juga mengamankan dan membawa istri CA yang berinisial LF," tandasnya. (TribunWow.com/ Via)

Sebagian artikel ini diolah dari SuryaMalang.com dengan judul Terduga Teroris di Merjosari Kota Malang Mengaku Sebagai Manajer ke Warga, dan KRONOLOGI Penangkapan Terduga Teroris di Kota Malang, Diduga Berkaitan Aktivitas Penggalangan Dana

Berita terkait

Tags:
TerorisVideo detik-detikDensus 88MalangJawa Timur
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved