Terkini Daerah
Kisah Kristina, Siswi SMA di Mamasa yang Batal Jadi Paskibraka Nasional karena Positif Covid-19
Kristina harus kecewa dan trauma lantaran gagal lolos sebagai Paskibrakan nasional di Istana Negara. Ini ceritanya.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Kisah pilu dialami Kristina, siswi kelas 11 SMAN 1 Mamasa, Sulawesi Barat.
Dilansir Kompas.com, Kristina harus kecewa dan trauma lantaran gagal lolos sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) nasional di Istana Negara.
Padahal, saat seleksi tingkat provinsi, Kristina mendapat peringkat pertama.
Baca juga: Ayah Meninggal karena Covid, Remaja di Ponorogo Jualan Pentol dan Kerja di Bengkel, Ibu: Tidak Tega
Dia akhirnya meninggalkan kamar kosnya di Mamasa kota, lalu memilih pulang kampung untuk menenangkan diri.
Meski ada tawaran untuk menjadi bagian Paskibraka Provinsi Sulawesi Barat pada peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI, Kristina menolaknya.
Dia lebih ingin berkumpul bersama keluarga di rumahnya di Desa Salutabang, Kecamatan Bambang, yang berjarak empat jam perjalanan dari pusat kota Mamasa.
Di kampung, Kristina tampak menghibur diri dengan banyak melakukan aktivitas, termasuk membantu ibundanya memasak di dapur.
“Saat ini saya hanya bisa berdoa semoga Tuhan tetap memberi saya yang terbaik. Dan suatu saat saya bisa meraih impian dan cita-cita saya untuk membanggakan kedua orangtua,” ujarnya, Jumat (13/8/2021).
Baca juga: Fakta Baru PSK Dibunuh Teman Kencan, Ternyata Hinaan Ini yang Buat Pelaku Geram Lalu Habisi Korban
Kristina belum tahu kapan kembali ke kota lagi, apalagi saat ini, ia bersekolah secara daring.
Dinyatakan Positif Covid-19
Awal kekecewaan Kristina terjadi saat dirinya dinyatakan positif Covid-19.
Padahal, ia telah melalui proses panjang seleksi Paskibraka.
Dalam seleksi, dia tampil sebagai peringkat pertama untuk mewakili Sulawesi Barat (Sulbar).
Kristina menduga terdapat kejanggalan terhadap hasil swab pertama yang menjadi dasar keputusan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Barat menganulir namanya.
Dua hari setelah swab pertama yang dilakukan di Puskesmas Binanga, dia lantas menjalani tes swab mandiri di Puskesmas Mamasa.