Breaking News:

Terkini Daerah

Ayah Meninggal karena Covid, Remaja di Ponorogo Jualan Pentol dan Kerja di Bengkel, Ibu: Tidak Tega

Inilah sosok Abi Rizal Mandani (14), remaja asal Ponorogo yang harus bekerja lantaran sang ayah meninggal suspek Covid-19.

Editor: Mohamad Yoenus
TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Abi Rizal Mandani (14) harus meneruskan usaha bapaknya berjualan pentol dan batagor keliling di Ponorogo, Sabtu (14/8/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Inilah sosok Abi Rizal Mandani (14), remaja asal Ponorogo yang harus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup lantaran sang ayah meninggal suspek Covid-19.

Dilansir Tribun Jatim, Abi Rizal Mandani harus meneruskan usaha bapaknya berjualan pentol dan batagor keliling.

Bocah asal Kelurahan Beduri, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo itu telah kehilangan bapaknya, Triono yang meninggal pada bulan Juli 2021 lalu, lantaran suspek Covid-19.

Baca juga: Sosok Sopir yang Ganti Pelat Nomor Merah Jadi Hitam Ternyata Pegawai Honorer, Kena Sanksi Tilang

Demi membantu ibunya, mulai dua minggu lalu, pelajar kelas 9 SMP tersebut menjajakan pentol dan siomay buatan ibunya keliling menggunakan sepeda motor.

Ibu Abi, Muryati (56) mengatakan, usaha pentol keliling menjadi mata pencaharian almarhum bapak Abi ketika masih hidup.

"Sebenarnya juga kasihan, tidak tega. Saat teman lainnya bermain, Abi harus keliling jualan pentol. Kadang saya juga nangis saat melihat Abi berangkat jualan," kata Muryati sambil berkaca-kaca, Sabtu (14/8/2021).

Baca juga: Fakta Viral Mural Jokowi 404: Not Found, Dianggap Lecehkan Lambang Negara hingga sang Pembuat Diburu

Ia sebenarnya sempat keberatan saat Abi ingin jualan pentol keliling, namun tekad besar anak semata wayangnya yang ingin membantu dirinya membuat hatinya luluh.

Ia pun mulai membuatkan adonan pentol, kuah bakso dan batagor saat tugasnya sebagai asisten rumah tangga (ART) selesai.

"Saya yang membuat adonan pentol dan batagornya. Kemudian Abi yang keliling untuk menjualnya," lanjutnya.

Muryati bercerita, saat suaminya meninggal pada bulan Juli lalu, ia tidak bisa mendampingi lantaran Maryati sendiri terpapar Covid-19 dan harus menjalani perawatan di ruang isolasi terpusat.

"Saat saya sembuh dan pulang itu suami saya sudah meninggal lewat 7 harinya," kata Muryati.

Namun ia tetap bersyukur ketika tahu Abi sehat dan tidak ikut tertular Covid-19.

Dalam kesempatan yang sama, Abi mengatakan dirinya berjualan pentol keliling pagi dan sore hari di sela-sela sekolah daringnya.

Baca juga: Viral Polwan Bentak Polisi Bhabinkamtibmas yang Ingin Terobos Pos Penyekatan: Jangan Kurang Ajar Kau

Abi biasanya berkeliling ke Kecamatan Sukorejo, Kelurahan Keniten, Jalan Suromenggolo dan Alun-alun Ponorogo.

Ia mengaku tidak minder dan malu berkeliling jualan pentol.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Tags:
Covid-19PonorogoRizal MandaniPentol
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved