Breaking News:

Terkini Nasional

Jokowi Akui Industri Obat dan Alkes Masih Sangat Lemah, Singgung Pengembangan Vaksin Merah Putih

Dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR, Jokowi mengakui bahwa industri farmasi Indonesia masih lemah.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube/Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat Suku Baduy dalam Sidang MPR di Kompleks Parlemen Jakarta, Senin (16/8/2021). Dalam pidato kenegaraannya, Jokowi mengakui bahwa industri farmasi Indonesia masih lemah. 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR 2021 di Kompleks Parlemen Jakarta, Senin (16/8/2021).

Pidato kenegaraan tersebut berisi tentang penanganan krisis pandemi Covid-19.

Dalam pidatonya, Jokowi mengakui bahwa kemandirian industri farmasi di Indonesia masih sangat lemah.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi massal di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, 16 Juni 2021. Terbaru, Jokowi menyampaikan pesan terkait Covid-19 di akun Instagram miliknya @jokowi, Kamis (24/6/2021).
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi massal di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, 16 Juni 2021. Terbaru, Jokowi menyampaikan pesan terkait Covid-19 di akun Instagram miliknya @jokowi, Kamis (24/6/2021). (Instagram/@jokowi)

Baca juga: Alasan Presiden Jokowi Pilih Kenakan Pakaian Adat Baduy di Sidang Tahunan MPR, Begini Kata KSP

Jokowi semula memberikan apresiasi terhadap seluruh elemen pemerintahan dan lembaga kesehatan yang telah melakukan upaya maksimal penanganan krisis.

"Sejak awal pandemi, lembaga legislatif dan lembaga pemeriksa memberikan dukungan kepada pemerintah untuk cepat mengonsolidasikan kekuatan fiskal," ujar Jokowi dikutip TribunWow.com dari YouTube Sekretariat Presiden.

"TNI, Polri, dan birokrasi dari tingkat nasional sampai tingkat desa, terus bahu membahu dalam melakukan pendisiplinan protokol kesehatan, 3T, termasuk vaksinasi dan penyiapan fasilitas isolasi terpusat."

"Hampir semua Forkopimda bergerak terpadu dalam mengatasi permasalahan kesehatan dan perekonomian. Manajemen lapangan dalam testing, tracing, treatment dan vaksinasi, telah mengasah kepemimpinan di semua level pemerintahan," sambunya.

Baca juga: Kenakan Pakaian Adat Baduy, Ini Pidato Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR: Krisis Ini seperti Api

Baca juga: Fakta Viral Mural Jokowi, Ternyata Ini Asal Usul Kata 404: Not Found dan Artinya Menurut Roy Suryo

Orang nomor satu di Indonesia itu yakin respons pemerintah akan terus semakin baik karena pandemi telah memberikan banyak.

Menurutnya, penyediaan layanan kasehatan oleh pemerintah maupun swasta juga mengalami peningkatan yang menggembirakan.

Layanan kesehatan di banyak daerah bertambah cukup signifikan, baik dalam hal penambahan kapasitas tempat tidur, maupun fasilitas pendukungnya.

"Yang sangat mengharukan dan membanggakan adalah kerja keras dan kerja penuh pengabdian dari para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan yang lain," kata Jokowi.

Sayangnya, industri farmasi Indonesia diakuinya masih sangat lemah.

Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan pengembangan di sektor tersebut.

Upaya tersebut di antaranya dibuktikan dengan dikembangkannya Vaksin Merah Putih.

"Kemandirian industri obat, vaksin, dan alat-alat kesehatan masih menjadi kelemahan serius yang harus kita pecahkan," ujar Jokowi.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Tags:
JokowiVaksin Merah PutihCovid-19Virus CoronaMPR
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved