Breaking News:

Virus Corona

Sejumlah Pasien Covid-19 Alami Rambut Rontok saat Isolasi Mandiri, Ini Tips yang Bisa Jadi Solusi

Masalah kerontokan rambut telah dilaporkan menjadi salah satu masalah yang kerap terajadi pada pasien Covid-19 selama masa isolasi mandiri. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Mohamad Yoenus
wonderslist.com
Ilustrasi Rambut Rontok 

TRIBUNWOW.COM - Masalah kerontokan rambut telah dilaporkan menjadi salah satu masalah yang kerap terajadi pada pasien Covid-19 selama masa isolasi mandiri

Sejumlah kasus bahkan diketahui masih mengalami masalah kerontokan rambut atau baru mengalami masalah tersebut ketika telah selesai menjalani isolasi mandiri atau sembuh dari Covid-19

Melansir healthshots.com, kini rambut rontok juga menjadi salah satu gejala atau keluhan yang bisa terjadi pada fenomena Long Covid.

Sementara, gejala paling umum Long Covid adalah kelelahan (fatigue), insomnia, dan ada perasaan kesulitan bernapas atau sesak.

Gejala rambut rontok sendiri, hingga kini belum ditemukan adanya kaitan langsung dengan infeksi Covid-19.

Baca juga: Bisa Muncul saat Isolasi Mandiri, Kenali Gejala Ruam Kulit pada Covid-19 dan Cara Meredakannya

Bahkan, meski sudah banyak laporan terkait adanya gejala tersebut, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) tidak memasukkan masalah rambut rontok sebagai gejala Covid-19

Sementara, fenomena tersebut diduga disebabkan oleh stres dan kecemasan yang dipicu oleh Covid-19.

Fenomena tersebut di dunia medis dikenal sebagai 'Telogen effluvium' yang merupakan suatu kondisi di mana kerontokan rambut sementara terjadi ketika tubuh mengalami stres akut, dalam bentuk trauma, syok atau sakit.

Selain itu karena stres yang dijelaskan di atas, kekurangan nutrisi, karena tidak menjalani diet sehat selama masal isolasi mandiri atau ketika masih terinfeksi Covid-19, juga disebut menjadi penyebab kerontokan rambut.

“Ketika tubuh dalam kondisi tegang, tubuh masuk ke mode penguncian dan hanya fokus pada fungsi-fungsi penting dan pertumbuhan rambut tidak sepenting fungsi lainnya," jelas Dr Ajay Rana, dokter kulit dan dokter kecantikan.  

"Itu yang menyebabkan seseorang bisa mengalami krontokan rambut."

"Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kerontokan rambut seperti ketidakseimbangan hormon, genetika, usia, stres, atau kondisi kesehatan lainnya dan terapi pengobatan.”

Baca juga: Penjelasan Nyeri Sendi yang Dialami Penderita Covid-19 saat Jalani Perawatan atau Isolasi Mandiri

Baca juga: Obat Alami Bantu Atasi Anosmia pada Pasien Covid-19, Coba saat Isolasi Mandiri agar Cepat Sembuh

 Apa yang Bisa Dilakukan?

Dr Rana menyarankan beberapa kiat sederhana untuk memperbaiki kerontokan rambut akibat covid-19.

Dia menjelaskan tidak ada obat semalam untuk menghentikan kerontokan rambut, yang disebabkan oleh Covid-19.

Tetapi ada beberapa hal yang dapat Anda ikuti untuk menghentikan kerontokan rambut.

Hal itu berkaitan dengan tetap menjalani pola hidup sehat dan mengelola stres selama masa infeksi Covid-19 dan pascasembuh dari Covid-19

1. Konsumsi Makanan Bergizi

Mengkonsumsi makanan bergizi terutama yang kaya vitamin D dan zat besi dikatakan terbukti sangat efektif dan menyehatkan bagi tubuh.

Selain dalam masa isolasi mandiri atau perawatan ketika terinfeksi Covid-19, pola makan sehat atau pemberian suplemen juga dianjurkan tetap dilakukan hingga kondisi pasien benar-benar pulih meski telah dinyatakan sembuh Covid-19.

Lakukan diet tinggi protein dan suplemen seperti biotin. Unggas, telur, makanan laut, kacang-kacangan, kacang polong, dan lentil, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Produk kedelai adalah beberapa sumber alami biotin yang ditambahkan ke dalam makanan Anda.

Ilustrasi olahraga ringan
Ilustrasi olahraga ringan (hellosehat.com)

2. Berolahraga Secara Teratur

Ambil waktu seperlunya untuk olahraga jika masih menjalani isolasi mandiri dan perbanyak istirahat. 

Mendapatkan laporan negatif saja tidak cukup, dalam hal covid-19.

Menjaga diri sendiri selama beberapa bulan untuk mengembalikan kondisi tubuh sepenuhnya juga merupakan sebuah keharusan.

Tetapi jika sudah sembuh dan merasa fit, coba berolahraga 30 sampai 60 menit dalam lima kali seminggu, dan jangan paksakan diri jika baru sembuh dari Covid-19.

Selain membuah badan kembali fit seperti kondisi semula, berolahraga secara rutin juga dapat mengurangi atau mencegah stres.

3. Perbaiki Pola Tidur

Tidur yang berkualitas dengan durasi waktu selama 7 hingga 8 jam merupakan rekomendasi dari banyak ahli kesehatan.

4. Kelola Stres

Jika ingin pulih dengan baik dari Covid-19, cobalah mencari cara untuk mengurangi stres mental.

Hal yang bisa dicoba untuk  dilakukan misalnya latihan pernapasan relaksasi atau meditasi untuk mengatasi stres.

5. Jangan Lakukan

Jangan terlalu bersemangat dan berpikir untuk mendisinfeksi rambut.

Selain itu, dianjurkan juga untuk tidak menyisir rambut Anda dengan sisir yang memiliki jari terlalu rapat.

Kabar Baik

Melansir Healthline, kabar baiknya adalah bahwa telogen effluvium bersifat sementara.

Rambut pada akhirnya kemungkinan besar akan tumbuh kembali.

Namun, mungkin perlu beberapa saat bagi rambut untuk kembali seperti ke kondisi semula. 

“Rambut tumbuh perlahan, jadi Anda mungkin belum tentu memiliki pertumbuhan kembali yang menggairahkan dalam beberapa bulan pertama setelah telogen effluvium teratasi," kata Dr. Susan Massick, dokter kulit di Pusat Medis Wexner Universitas Negeri Ohio, Amerika Serikat. 

"Ini bukan perbaikan cepat, timeline-nya adalah enam bulan hingga satu tahun."

Massick menjelaskan bahwa suplemen rambut yang diberikan ketika mengalami masalah tersebut tidak akan banyak membantu, sebainya, fokuslah untuk meningkatkan gaya hidup sehat.

Mengelola stres dapat membantu dalam memulai pertumbuhan kembali rambut.

Selain itu, memahami masalah telogen effluvium, dan fakta bahwa rambut akan tumbuh kembali juga penting bagi pasien.

Itu bisa menghindari pasien dari kecemasan berlebih yang bisa membuat masalah berlarut.

“Tekanan rambut rontok sebenarnya bisa menjadi bagian dari masalah lagi yang paling penting adalah meyakinkan pasien bahwa itu akan kembali menjadi lebih baik dan mereka tidak akan mengalami kebotakan,” kata Massick. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Isolasi Mandiri Lainnya

Tags:
Covid-19isolasi mandiriinsomniaCoronaRambut rontok
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved