Virus Corona
Dianjurkan Dikonsumsi saat Isolasi Mandiri, Ini Peran Vitamin C bagi Kesehatan Pasien Covid-19
Vitamin C merupakan jenis nutrisi yang sering dikaitkan dengan sistem kekebalan tubuh manusia.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
1. Sebuah analisis dari enam penelitian menemukan pemberian vitamin C dosis tinggi mengurangi durasi rawat dalam ICU (8,6%) dan durasi pemakaian ventilator atau alat bantu napas (18,2%).
Penelitian lain oleh ilmuan Finlandia dan Australia menemukan hasil serupa.
2. Suplementasi vitamin D pada penderita infeksi saluran pernapasan berat ditemukan menurunkan angka kematian (80%).
3. Tahun 2020 dikeluarkan konsensus penanganan Covid-19 oleh ikatan dokter Shanghai yang merekomendasikan pemberian vitamin C untuk pasien infeksi Covid-19.
Berikut anjuran dosis suplemen harian untuk orang dewasa:
1. Bila terdapat penyakit penyerta / komorbid, dianjurkan untuk tetap melanjutkan pengobatan yang rutin dikonsumsi.
2. Apabila pasien rutin meminum terapi obat antihipertensi dengan golongan obat ACE-inhibitor dan Angiotensin
Reseptor Blocker perlu berkonsultasi ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam atau Dokter Spesialis Jantung.
3. Vitamin C, dengan pilihan ;
- Tablet Vitamin C non acidic 500 mg/6-8 jam oral (untuk 14 hari)
- Tablet isap vitamin C 500 mg/12 jam oral (selama 30 hari)
- Multivitamin yang mengandung vitamin C 1-2 tablet /24 jam (selama 30 hari),
- Dianjurkan multivitamin yang mengandung vitamin C,B, E, Zink
4. Vitamin D
- Suplemen: 400 IU-1000 IU/hari (tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, tablet effervescent, tablet kunyah, tablet hisap, kapsul lunak, serbuk, sirup)
- Obat: 1000-5000 IU/hari (tersedia dalam bentuk tablet 1000 IU dan tablet kunyah 5000 IU)