Breaking News:

Virus Corona

Tertibkan Prokes Covid-19, Oknum Anggota TNI Diduga Aniaya 2 Pelajar hingga Babak Belur

Seorang oknum TNI diduga menganiaya 2 orang pelajar di NTT gara-gara diduga melanggar prokes.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Lailatun Niqmah
Net
Ilustrasi penganiayaan - Oknum Anggota TNI diduga melakukan penganiayaan terhadap dua pelajar di di Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (30/7/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Seorang oknum anggota TNI diduga telah menganiaya dua orang pelajar hingga babak belur di Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) .

Penganiayaan tersebut dilakuakan terhadap siswa SMP berinisial JU (15) dan siswa SMA berinisial YN (17).

Insiden itu terjadi di rumah korban di Desa Supun, Kecamatan Biboki Selatan, Jumat (30/72021) malam.

Baca juga: Detik-detik 3 Pria Aniaya Kakek 59 Tahun hingga Tewas, Pelaku Ngaku Tak Sadar karena Mabuk

Dilansir TribunWow.com, terduga pelaku penganiayaan tersebut seorang Anggota TNI, yakni Kopral EP.

Akibat penganiayaan tersebut, JU dan YN harus mendapat perawatan intensif di Puskemas Manufui.

Kejadian dibenarkan oleh kakak kandung YN dan JU, yakni MN.

"Adik saya YN dan JU, dianiaya oleh anggota TNI dari Koramil Biboki Selatan, Kopral Kepala EP, karena dianggap melanggar protokol Covid-19," ungkap MN, kepada Kompas.com, Sabtu (31/7/2021).

Kronologi Kejadian

MN menuturkan, kejadian tersebut bermula saat adiknya berada di sebuah tempat billiar.

Kebetulan, Kopral EP yang sedang bertugas sebagai Babinsa Desa Tainsala, Kecamatan Biboki Selatan, melintas di depan tempat permainan biliar tersebut.

Kopral EP yang mengendarai sepeda motor melihat JU, YN dan seorang anak berusia 13 tahun berinisial BBB.

Aparat tersebut lalu memotret tiga anak itu menggunakan kamera ponsel miliknya dan mendekati ketiganya.

BBB yang ketakutan langsung melarikan diri ketika dihampiri oleh EP.

Baca juga: Kronologi Warga Tewas Dianiaya Tetangga yang Mantan Atlet, Bermula saat Anjingnya Buang Kotoran

Baca juga: Balita Tewas Dianiaya Ayah karena Ngompol, Sempat Dicelupkan ke Ember lalu Dipukul sampai Pingsan

Sang kopral lalu menanyakan identitas dan alamat rumah JU dan YN.

Setelah anak-anak ini menyebut nama orangtuanya dan tempat tinggal mereka masing-masing, Kopral EP lalu mendatangi rumah orangtua YN, yang berjarak sekitar satu kilometer.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Virus CoronaCovid-19Nusa Tenggara Timur (NTT)protokol kesehatan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved