Breaking News:

Vaksin Covid

Kemenkes Jawab Najwa Shihab Kenapa Tak Semua Warga Dapat Vaksin Covid-19, Ini Alasannya

Kemenkes menjelaskan mengapa tidak seluruh warga yang mencari Vaksin Covid-19 bisa mendapatkannya.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube Najwa Shihab
Jubir Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi Pada acara Mata Najwa, Rabu (28/7/2021) malam. menjelaskan mengapa tidak seluruh warga bisa mendapatkan Vaksin Covid. 

Sebelumnya diberitakan, munculnya berbagai varian Covid-19 telah memunculkan berbagai pertanyaan tentang vaksinasi Covid-19 yang tengah digencarkan pemerintah. 

Terlebih dengan kemungkinan adanya varian baru lagi yang bisa muncul dikemudian hari. 

Hal itu juga menjadi pertanyaan dalam tayangan dialog Update Percepatan Vaksinasi Covid-19 yang ditayangkan dalam Youtube FMB9ID_IKP pada Selasa (27/7/2021).

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa seluruh vaksin yang ada di Indonesia efektif untuk melawan semua varian.

"Jadi vaksin yang ada sampai saat ini masih sangat efektif melawan semua varian atau mutasi virus yang ada termasuk virus Delta yang kemarin menyebabkan lonjakan kasus yang cukup signifikan ya tiga minggu belakangan ini," ujarnya.

Dia menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada studi yang bisa membuktikan bahwa vaksin yang ada sudah tidak efektif melawan varian aru Covid-19.

Justru, Nadia menyebut WHO nganjurkan percepatan vaksinasi untuk membuat kekebalan komunal bisa segera terbentuk. 

"Dengan percepatan vaksinasi, orang yang tertular semakin sedikit dan tentunya mutasi atau varian baru itu bisa kita cegah untuk muncul," jelasnya.

Perlu diingat bahwa memang tidak ada vaksin yang memiliki efektifitas mencegah orang terpapar Covid-19 hingga 100 persen.

Tetapi vaksin juga bisa melindungi seseorang yang terpapar Covid-19 dari perburukan kesehatan hingga kematian akibat Covid-19.

"Tapi juga bisa memberikan tentunya perlindungan, karena vaksin tadi kan bekerja untuk melatih sistem kekebalan tubuh kita," kata Nadia. 

Dengan hal itu, vaksin bisa melindungi tubuh kita dari virus dengan menetralisirnya agar ketika terpapar Covid-19 bisa menjadi tidak bergejala atau bahkan sama sekali tidak sakit. 

Nadia juga menjelaskan data perawatan di rumah sakit di periode di bulan Mei hingga Juli tahun 2021 yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap, bisa melindungi risiko kematian hingga 73 persen. 

Sedangkan orang yang terpapar Covid-19 telah mendapat dosis pertama vaksin 90 persen dinyatakan sembuh. 

Disebutka bahwa 96 persen yang mendapat vaksin dengan dosis lengkap, seluruh pasien Covid-19 dinyatakan sembuh.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Virus CoronaCovid-19KemenkesVaksin Covid-19Najwa Shihab
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved