Breaking News:

Virus Corona

Kasus Komorbid Ini yang Paling Banyak Memperparah Infeksi Covid-19 pada Anak

Penularan Covid-19 atau Virus Corona tidak mengenal usia, baik tua, dewasa maupun anak-anak.

Dini Felicitas - Nakita
Ilustrasi anak sakit perut. Kasus Komorbid Ini yang Paling Banyak Memperparah Infeksi Covid-19 pada Anak 

TRIBUNWOW.COM - Penularan Covid-19 atau Virus Corona tidak mengenal usia, baik tua, dewasa maupun anak-anak.

Selain itu, gejala yang ditimbulkan akibat Covid-19 juga sangat beragam.

Gejala Covid-19 akan semakin berat ketika yang bersangkutan memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

Komorbid juga bisa terjadi pada anak.

Baca juga: Ruam Merah pada Tubuh Anak, Gejala Penyakit Campak atau karena Covid-19? Ketahui Bedanya

Baca juga: Apakah Infeksi Covid-19 Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak? Ini Jawaban Dokter Spesialis Anak

Sebagian besar anak memang hanya mengalami gejala ringan dan tanpa gejala ketika terpapar Covid-19.

Presentase anak tanpa gejala dan gejala ringin mencapai 80 persen kasus.

Data tersebut disampaikan oleh Dokter Spesialis Anak, dr. S.T. Andreas ketika menjadi narasumber program Ayo Sehat Kompas TV, Jumat (23/7/2021).

Namun ada kondisi lain yang bisa memperparah gejala Covid-19 pada anak.

Hal inilah yang menyebabkan sekitar 20 persen kasus Covid-19 pada ana perlu perawatan di rumah sakit.

"Jadi 80 persen pada anak itu pada dasarnya gejalanya ringan atau tanpa gejala. Hanya sekitar 20% lah yang butuh perawatan di rumah sakit sebenarnya," TribunHealth.com mengutip data yang dipaparkan dr. S.T. Andreas.

Lalu apa komorbid yang memperberat Covid-19 pada anak?

Dia memaparkan, malnutrisi paling sering menjadi penyebab.

Baca juga: Banyak Kasus Meninggal saat Isolasi Mandiri, Siapkan Beberapa Hal Ini saat Isoman karena Covid-19

Baca juga: Kenali Gejala Ringan pada Pasien Covid-19, Bisa Antisipasi dengan Langsung Isolasi Mandiri

"Komorbid terbanyak saat ini pada anak adalah malnutrisi," paparnya.

Kasus malnutrisi alias gizi buruk memang masih terhitung banya di Indonesia.

"Jadi di Indonesia ini masih banyak kasus gizi buruk."

"Dan ternyata kasus gizi buruk ini lumayan banyak nih yang terberat kondisi covid."

Kondisi seperti ini bisa memperparah pasien Covid karena kerap belum diketahui sebelumnya.

"Karena kita nggak tahu nih," paparnya.

"Klaster komorbid di Indonesia ini tidak pernah ada yang mengklasterkan."

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved