Virus Corona
Bilal Tewas di Becak karena Covid-19, Napas Sempat Tersengal-sengal hingga Pemakaman Terhalang Biaya
Bilal (84), pria sebatang kara meninggal dunia di atas becaknya yang terparkir di Jalan Magangan Kulon di Kelurahan Patehan, Kemantren Kraton, DIY.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
“Saya inisiatif ke Bantul. Waktu itu sama Aiptu Sunaryanto, Panit I Binmas Polsek Kraton," kata Handani.
"Kami ke sana murni mendorong keluarga untuk segera menyelesaikan administrasi di RS. Apalagi, jenazah pasien positif."
“Mau bagaimana lagi, ada aturan dan prosedur seperti itu."
Baca juga: Detik-detik Truk Damkar Lawan Arus, Tabrak Becak dan Avanza Hingga Alami Kerugian Rp 10 Juta
Keluarga disebut juga enggan menerima jasad Bilal dimakamkan di wilayah tempat tinggal sang anak.
Handani mengaku tak mengetahui apa permasalahan Bilal dan keluarga.
“Kami cari pemakaman yang mudah, murah dan cepat. Akhirnya dapat di Karanganyar, Mergangsan."
"Di sana bersedia dengan biaya Rp 5 Juta. Ya sudah saya iyakan saja. Sudah tiga hari."
Jasad Bilal akhirnya dimakamkan pada Kamis (22/7/2021) sekira pukul 02.00 WIB. (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari TribunJogja.com dengan judul Tak Ada Rp 5 Juta, Pemakaman Tukang Becak Positif Covid-19 di Kota Yogyakarta Terkendala Biaya, dan Tak Mampu Berobat, Penarik Becak yang Positif Covid-19 di Kota Yogyakarta Ini Meninggal di Becaknya