Breaking News:

Virus Corona

Bilal Tewas di Becak karena Covid-19, Napas Sempat Tersengal-sengal hingga Pemakaman Terhalang Biaya

Bilal (84), pria sebatang kara meninggal dunia di atas becaknya yang terparkir di Jalan Magangan Kulon di Kelurahan Patehan, Kemantren Kraton, DIY.

TribunJogja.com/Istimewa
Almarhum Bilal (84) ditemukan meninggal di becaknya, Senin (19/7/2021). Bilal meninggal karena positif Covid-19. 

Saat ditemukan, jasad Bilal dalam kondisi meringkuk di atas becak dengan mata tertutup.

Setelah mengetahui kematian Bilal, pelajar itu langsunng melapor ke ketua RT.

Napas Tersengal-sengal

Baca juga: Diduga Rebutan Uang, Tukang Becak Tewas Bersimbah Darah Dibacok Rekannya, Jasad Tergeletak di Jalan

Baca juga: Ini Cara Pelatih Persib Bandung Robert Alberts Berkontribusi dalam Melawan Covid-19 di Indonesia

Saksi bernama Suryantoro (48) mengaku sempat melihat Bilal di hari yang sama.

Saat itu, napas Bilal disebutnya sudah tersengal-sengal.

Ia menduga Bilal menderita penyakit paru-paru.

“Para warga ini sudah menghubungi putri almarhum. Namun, dia tak kunjung datang juga,” terang Hamdani.

Terkendala Biaya Rp 5 Juta

Handani melanjutkan, evakuasi jasad Bilal dilakukan seusai protokol kesehatan.

Pasalnya, Bilal diketahui terpapar Covid-19.

“Positif, dibawa ke RSUD Kota Yogyakarta. Setelah itu, kami informasi ke keluarga jika almarhum sudah ada di RSUD,” katanya.

Namun, pemakaman jasad Bilal terhalang biaya Rp 5 juta.

Anak semata wayang Bilal mengaku tak punya uang untuk memakamkan sang ayah.

Bahkan, jasad Bilal masih berada di RSUD Kota Yogyakarta hingga tiga hari lamanya.

Tak tega melihat nasib jasad Bilal, Handani lantas merelakan uang dari kantong pribadinya.

Halaman
123
Tags:
Virus CoronaCovid-19YogyakartaTukang becak
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved