Breaking News:

Virus Corona

Apakah Benar Golongan Darah A Disebut Rentan Terinfeksi Covid-19, Simak Penjelasannya

Penyebaran atau penularan Covid-19 atau Virus Corona di Tanah Air masih belum terkendali dengan penambahan kasus setiap harinya bisa menembus 50 ribu.

memobee.com
Golongan Darah. Apakah Benar Golongan Darah A Disebut Rentan Terinfeksi Covid-19, Simak Penjelasannya 

TRIBUNWOW.COM - Penyebaran atau penularan Covid-19 atau Virus Corona di Tanah Air masih belum terkendali dengan penambahan kasus setiap harinya bisa menembus 50 ribu kasus.

Seperti yang diketahui, setiap individu memiliki kekebalan tubuh yang berbeda-beda dalam melawan virus, termasuk Covid-19.

Tidak hanya itu, gejala yang ditimbulkanpun juga bervariasi yang juga tergantung sistem imun atau kekebalan tubuh seseorang.

Namun apakah golongan darah juga berpengaruh dalam penularan Covid-19?

Baca juga: Bahaya Covid-19 saat Sudah Menyerang Paru-paru, Kenali 5 Gejalanya, Termasuk Batuk Terus-menerus

Baca juga: Diklaim untuk Tangkal Covid-19, Ini Bahaya Mengoleskan Minyak Kayu Putih pada Masker Medis

Jawabannya adalah tidak ada masalah jika Anda memiliki golongan darah A atau B, AB atau O.

Hasil riset terbaru menunjukkan, golongan darah Anda tidak ada hubungannya dengan risiko Anda tertular Covid-19 yang parah.

Melansir WebMD, pada awal pandemi, beberapa laporan menunjukkan orang dengan golongan darah A lebih rentan terhadap Covid-19.

Sedangkan mereka yang memiliki golongan darah O lebih kebal terhadap infeksi.

Namun, tinjauan terhadap hampir 108.000 pasien di jaringan kesehatan tiga negara bagian tidak menemukan hubungan sama sekali antara golongan darah dan risiko Covid-19.

"Sejak awal pandemi ini, ada hubungan yang didalilkan antara golongan darah dan kerentanan penyakit," kata Dr. Amesh Adalja, seorang sarjana senior di Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins seperti yang dilansir WebMD.

"Dari penelitian besar ini, tampaknya tidak ada hubungan antara golongan darah dan kerentanan atau keparahan, dan penjelasan lain mungkin ada," tambah Adalja, yang tidak berperan dalam penelitian tersebut.

Sebuah laporan awal dari China menunjukkan bahwa golongan darah dapat mempengaruhi risiko Covid-19.

Studi selanjutnya dari Italia dan Spanyol mendukung hal itu, kata para peneliti dalam catatan latar belakang.

Baca juga: Berikut 4 Fakta soal Covid-19 Varian Delta, Lebih Menarik Perhatian Dibanding Varian Baru Lambda

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Paru-paru untuk Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri

Namun, penelitian lain dari Denmark dan Amerika Serikat menawarkan hasil yang beragam dan bertentangan.

Untuk memperjelas, para peneliti yang dipimpin oleh Dr. Jeffrey Anderson, dari Intermountain Medical Center Heart Institute di Murray, Utah, menganalisis data dari puluhan ribu pasien dengan Intermountain Healthcare, sistem kesehatan nirlaba dari 24 rumah sakit dan 215 klinik di Utah, Idaho dan Nevada.

Dari mereka yang dianalisis, hampir 11.500 dinyatakan positif virus corona, sementara sisanya dinyatakan negatif.

Golongan darah tidak memainkan peran penting dalam risiko siapa pun tertular Covid, para peneliti melaporkan 5 April di JAMA Network Open.

"Saya selalu mengatakan banyak kehebohan tentang masalah golongan darah," kata Dr Aaron Glatt, ketua departemen kedokteran dan ahli epidemiologi rumah sakit di Mount Sinai South Nassau di Oceanside, NY.

Glatt tidak terlibat dalam penelitian baru.

Dia mengatakan temuan dari studi sebelumnya menunjukkan korelasi mengapa tidak sama dengan sebab-akibat.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved