PPKM Darurat
Luhut Cerita Alasannya Minta Maaf, Tanggung Jawab Tangani Covid-19, Ingatkan pada Operasi Seroja
Luhut Binsar Panjaitan berkaca-kaca saat menceritakan kesedihannya belum bisa menangani pandemi Covid-19 secara optimal.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Mohamad Yoenus
Oleh sebab itu, ia menyayangkan bila masih ada segelintir pihak menyepelekan usaha pemetintah.
"Sekarang ini kalau saya melihat orang menggampangkan, mengkritik, itu saya sedih saja," ucap Luhut.
"Kamu nggak tahu betapa sulitnya mengatasi keadaan ini," pungkasnya.
Baca juga: Sosok Inda Raya, Wawalkot Madiun Viral Bagikan Seluruh Gajinya ke Warga saat PPKM: Sampai Sekuatnya
Lihat videonya mulai menit ke 17.10:
Poin Penting Perpanjangan PPKM Darurat
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) resmi menyatakan akan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali hingga 26 Juli mendatang.
Awalnya, kebijakan ini dimulai pada Sabtu (3/7/2021) dan seharusnya berakhir hari ini, Selasa (20/7/2021).
Selain pengumuman perpanjangan PPKM Darurat, ada beberapa hal penting lainnya yang disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam konferensi pers, Selasa (20/7/2021).
Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang atau Tidak? Prof Wiku: Evaluasi Masih Ditemukan Belum Optimal
Baca juga: Viral Pria Tarik Tubuh Polisi saat Terobos Penyekatan PPKM, Pelaku Ngaku Khawatir Sopirnya Panik
1. Kabar Baik
Presiden Jokowi menyampaikan dalam konpers, ada perkembangan baik selama PPKM Darurat dilaksanakan.
Awalnya ia menegaskan, kebijakan PPKM Darurat tidak bisa dihindari untuk mencegah penularan Covid-19 serta menjaga agar fasilitas kesehatan (fakses) tidak lumpuh.
"Namun alhamdulillah, kita bersyukur, setelah dilaksanakan PPKM Darurat, terlihat dari data, penambahan kasus dan kepenuhan bed rumah sakit mengalami penurunan," ujar Jokowi.
2. Boleh Makan di Tempat
Seusai mengumumkan perpanjangan PPKM Darurat.
Jokowi juga mengumumkan sejumlah peraturan baru yang akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah masing-masing wilayah.