Breaking News:

Virus Corona

Apa yang Terjadi jika Penerima Vaksin Covid-19 Tunda Vaksinasi Dosis Kedua?

Selain menjaga protokol kesehatan, vaksinasi Covid-19 memiliki tujuan untuk memutus penyebaran Virus Corona.

Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Tenaga kesehatan menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Umum (RSU) Bungsu, Jalan Veteran, Kota Bandung, Senin (18/1/2021). Apa yang Terjadi jika Penerima Vaksin Covid-19 Tunda Vaksinasi Dosis Kedua? 

TRIBUNWOW.COM - Selain menjaga protokol kesehatan, vaksinasi Covid-19 menjadi langkah penting dalam mengendalikan penyebaran Virus Corona.

Untuk vaksin Covid-19, dosis yang diberikan yakni dua kali.

Rentang waktu antara penyuntikkan dosis pertama dengan dosisi kedua adalah 14 atau 28 hari.

Baca juga: Kenali Tanda-tanda Bayi Terinfeksi Covid-19, dari Gejala Umum hingga Serius

Baca juga: Jangan Terlalu Banyak, Ini 4 Efek Samping Mengonsumsi Vitamin D secara Berlebihan

Hal itu dipengaruhi oleh jenis produk vaksinnya.

Namun yang menjadi persoalan adalah banyak hal yang bisa terjadi, dalam rentang waktu tersebut.

Sehingga tidak menutup kemungkinan membuat penyuntikkan dosis kedua vaksin harus tertunda.

Misalnya pada saat hari suntikan dosis ke 2, partisipan ternyata sedang tidak sehat badan, dosis vaksin sedang habis di tempat vaksinasi, atau partisipan ternyata baru terinfeksi Covid-19.

Jika demikian, bagaimana efektivitasnya? Menjawab persoalan tersebut, Juru Bicara Vaksinasi untuk Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi M.Epid angkat bicara.

Menurut Nadia, penundaan suntikan dosis ke 2 vaksinasi Covid-19 boleh dilakukan jika memang alasannya jelas.

Ketika seseorang dalam kondisi tidak sehat, dosis vaksin yang sedang habis di lokasi vaksinasi, hingga sedang terpapar Covid-19, atau kondisi lainnya yang tidak memenuhi persyaratan vaksinasi Covid-19 memang memungkinkan vaksinasi dosis kedua bisa ditunda.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved