PPKM Darurat
Sentil Menantu Menteri karena Liburan ke Jepang saat PPKM, dr Tirta: Apa Etis Kamu Pamer?
dr Tirta Mandiri Hudhi menyentil menantu Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartanto yang liburan ke Jepang.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
dr Tirta menceritakan, warga Yogyakarta sampai tak mengharapkan bantuan pemerintah.
Karena itu, warga memilih mengumpulkan iuran untuk membantu warga yang isolasi mandiri (isoman).
"Saking hopeless-nya, sampai orang Jogja bilang 'Kita tahu Covid, karena kita enggak mengharap pemerintah, urunan sendiri'," tutur dr Tirta.
"Jadi orang Jogja warga ngewangi warga, jadi mereka urunan sendiri, kalau ada yang isoman iuran kas RT itu yang nalangi isomannya."
"Itu contoh di Jogja karena mereka sudah bodo amat sama bantuan," lanjutnya.
dr Tirta melanjutkan, warga miskin yang terpapar Covid-19 akan kesulitan memenuhi kebutuhan.
Baca juga: Bansos Tak Bisa Sepenuhnya Ditanggung Pemerintah, Dokter Tirta: Yowis, Masak Sendiri, Iuaran Sendiri
Baca juga: Respons Wacana Perpanjangan PPKM Darurat, dr Tirta Singgung Sri Mulyani: Negara Jangan Itung-itungan
Pasalnya, menurut dia, warga miskin akan kesulitan memenuhi kebutuhan makanan bergizi bagi keluarga.
"Karena mereka tahu Rp 300 ribu per bulan kalau di Jakarta, kalau anaknya dua, empat hari habis," ujarnya.
"Kalau Rp 300 ribu buat bayar hotel aja habis."
"Kalau orang kaya enak, isoman makan aja salmon seminggu sembuh paling."
"Kalau orang enggak punya salmon sekilo Rp 400 ribu. Covid ini kalau kena orang enggak punya habis dia," sambungnya.
Di sisi lain, dr Tirta membandingkan nasib warga miskin dengan kalangan kaya raya yang terpapar Covid-19.
"Tapi kalau kena orang kaya dia masih punya duit buat survive."
"Kalau ada yang bilang saya salah, satu obat aja berapa itu?," tandasnya. (TribunWow.com)
Baca artikel lain terkait PPKM Darurat