Breaking News:

Terkini Daerah

Satu-satunya HP untuk Sekolah Online Dijambret, Ibu Korban Kejar Pelaku hingga Tersungkur di Aspal

Bekerja serabutan, Uyet (32) kini bingung bagaimana mengganti smartphone putrinya yang hilang dijambret OTK padahal perlu untuk sekolah online.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube Tribun Sumsel
Viral di media sosial sebuah rekaman kamera CCTV menangkap momen dua orang jambret beraksi menggasak sebuah handphone milik seorang gadis berinisial AN (13). Kejadian itu terjadi di Jalan Sultan Muhammad Mansyur Bukit Lama Kelurahan 32 Ilir Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (18/7/2021) malam. Uyet selaku ibu korban nampak menangis ketika menceritakan kronologi kejadian. 

TRIBUNWOW.COM - Uyet (32) hanya bisa menangis seusai handphone milik putrinya AN (13) dijambret oleh dua pria tak dikenal saat AN tengah sibuk bermain HP di depan rumahnya di Jalan Sultan Muhammad Mansyur Bukit Lama Kelurahan 32 Ilir Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (18/7/2021) malam.

Mirisnya, HP yang dijambret itu adalah satu-satunya smartphone yang dimiliki oleh Uyet, dan kesehariannya digunakan oleh korban yang merupakan siswi sekolah menengah pertama (SMP) untuk mengikuti kegiatan belajar online.

Pada saat penjambretan terjadi, Uyet mengaku sempat berusaha menangkap sang pelaku tapi upayanya tak membuahkan hasil.

Viral di media sosial sebuah rekaman kamera CCTV menangkap momen dua orang jambret beraksi menggasak sebuah handphone milik seorang gadis berinisial AN (13). Kejadian itu terjadi di Jalan Sultan Muhammad Mansyur Bukit Lama Kelurahan 32 Ilir Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (18/7/2021) malam.
Viral di media sosial sebuah rekaman kamera CCTV menangkap momen dua orang jambret beraksi menggasak sebuah handphone milik seorang gadis berinisial AN (13). Kejadian itu terjadi di Jalan Sultan Muhammad Mansyur Bukit Lama Kelurahan 32 Ilir Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (18/7/2021) malam. (YouTube Tribun Sumsel)

Baca juga: Sosok Aipda Purnomo, Polisi Viral Bagi-bagi Uang ke Tukang Becak: Kami Hanya Memberi Sedikit Senyum

Baca juga: Sebar Ajakan Demo di Medsos, Pria di Banyumas Kesal Menganggur Gara-gara PPKM Darurat

Dikutip TribunWow.com dari Sripoku.com, alih-alih menangkap pelaku, Uyet saat itu justru harus terluka karena terjatuh ketika berlari mengejar pelaku yang menggunakan motor.

Gara-gara terjatuh di aspal, Uyet mengalami luka di lutut kanan dan kiri.

Walaupun tersungkur, Uyet kala itu kembali bangkit dan berusaha mengejar pelaku.

"Waktu itu sempat juga ada yang mau bantu saya. Tapi karena kami lihat mereka lari ke lorong yang disana banyak jalan tembusan, ya sudah. Tidak jadi dikejar, karena pasti percuma," ucap Uyet yang masih sesegukan menahan tangis, Senin (19/7/2021).

Uyet kini kebingungan bagaimana cara agar anaknya bisa tetap bersekolah secara online.

Dirinya saat ini juga kesusahan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sebab sang suami sudah lama sakit dan tidak bisa bekerja.

"Jadi saya kerja serabutan supaya kami bisa makan, anak-anak juga bisa sekolah. Bapaknya ini sudah lama sakit, tapi yang benar-benar tidak bisa kerja sejak dua tahun lalu," jelas Uyet.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved