Viral Medsos
Viral Eks Anggota DPRD Ngaku Buta karena Dikasari Aparat, Polisi Membantah: Saya Bawa Dia ke Klinik
Mantan anggota DPRD Tapteng Awaludin Rao mengaku matanya ditusuk bolpen hingga buta oleh aparat yang berjaga di Posko PPKM Padang.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial sebuah video menampilkan sosok mantan Anggota DPRD Tapanuli Tengah (Tapteng) bernama Awaluddin Rao dalam kondisi wajahnya terluka dan berdarah.
Pada video itu, Awaludin mengaku terluka karena mendapat perlakuan kasar oleh aparat penjaga Posko PPKM Darurat, di Padang, Sumatera Barat, Jumat (16/7/2021).
Namun pengakuan Awaludin dibantah oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Fakta Viral Pungli oleh Oknum PNS, Minta Rp 100 Ribu ke Warga yang Mau Lolos Penyekatan PPKM
Baca juga: Viral Tangis Kakek Ditinggal Istri, 73 Tahun Hidup Bersama, Anak Tak Berani Sampaikan Kabar Duka
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, video tersebut beredar di grup WhatsApp, Facebook, dan akun media sosial lainnya.
Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Lija Nesmon mengonfirmasi bahwa kejadian di dalam video itu terjadi di Posko Penyekatan PPKM Padang-Solok.
"Betul saya ikut dalam kegiatan penyekatan itu. Tapi video yang beredar itu tidak benar," kata Nesmon yang dihubungi Kompas.com, Minggu (18/7/2021).
Nesmon mengatakan, video yang beredar di medsos sudah diedit sedemikian rupa, dan menarasikan Awaludin terluka karena ditikam oleh petugas.
"Yang benar itu pelipisnya yang berdarah, bukan matanya buta. Saya yang bawa dia ke klinik," kata Nesmon.
Nesmon menjelaskan kronologi berawal ketika Awaludin ingin masuk ke Padang dari arah Solok.
Saat ditanya petugas dokumen vaksin dan rapid tes antigen, Awaludin tidak dapat memperlihatkannya.
Awaludin saat itu mengaku sudah meminta izin ke petugas saat melintas dari Padang ke Solok untuk melihat truknya yang terbalik.
Namun Awaludin tak bisa menunjukkan siapa petugas yang ia mintai izin.
"Kemudian kita tanya KTP Padangnya, Rao (Awaludin) tidak juga mampu memperlihatkannya. Akhirnya kita suruh putar balik," kata Nesmon.
Nesmon mengatakan, cekcok sempat terjadi, hingga akhirnya Awaludin diminta kembali ke mobil.
Tak lama kemudian, Awaludin tiba-tiba kembali mendatanginya, kali ini dengan luka di wajah.