Breaking News:

Viral Medsos

Apa Itu Challenge Malaikat Maut? Konten Viral di TikTok yang Tewaskan 1 Bocah di Bekasi

Viral konten Challenge Malaikat Maut menewaskan satu bocah dan membuat satu bocah lainnya luka berat seusai ditabrak truk di jalan.

ISTIMEWA via TribunJakarta.com
Seorang bocah berusia 13 tahun tewas karena konten mengadang truk di Jalan RE Mratadinata, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/7/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Hanya karena ingin membuat konten konyol, dua bocah belasan tahun menjadi korban tertabrak truk, di Jalan RE Mratadinata, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/7/2021).

Korban FA (13) diketahui tewas sedangkan rekannya RA (16) mengalami luka berat.

Kedua bocah tersebut diketahui terluka saat membuat sebuah konten bernama 'Challenge Malaikat Maut' atau tantangan malaikat maut.

Seorang bocah berusia 13 tahun tewas karena konten mengadang truk di Jalan RE Mratadinata, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/7/2021).
Seorang bocah berusia 13 tahun tewas karena konten mengadang truk di Jalan RE Mratadinata, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/7/2021). (YouTube Kompastv)

Baca juga: Dengar Wanita Menangis Curhat di TPU, Anies Minta Jangan Sepelekan Covid: Ya Allah, Ya Rahman

Baca juga: Ada Apa dengan Medsos Dinkes Banten? dr Tirta Beri Pujian Satire: Gambarnya Kepala Daerahnya Semua

Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, konten itu ramai ditemukan di media sosial (medsos), beberapa di antaranya ada di aplikasi TikTok dan Facebook.

Lantas apa sebenarnya konten 'Challenge Malaikat Maut'.

Dijelaskan oleh Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono, konten tersebut bertujuan untuk adu nyali dengan truk yang sedang melaju di jalan raya.

"Challenge Malaikat Maut, kalau menurut anak-anak itu, jadi seolah-olah seperti adu kuat nyetop truk ketika truknya berhenti mereka lari," kata Argo, Jumat (16/7/2021).

"Di TikTok itu (awalnya), tapi untuk yang remaja kemarin di Facebook (unggahnya), dari hasil cyber patroli kami ternyata juga ada sembilan kegiatan serupa di Bekasi," jelasnya.

Argo menjelaskan, korban FA yang meninggal, tewas seusai mental ditabrak truk dan terbentur pembatas jalan.

Sedangkan korban RA yang mengalami luka berat sempat terlindas oleh truk yang ia coba adang.

"Jadi ada enam orang yang sudah kami periksa, mereka ada yang merekam, ada yang edit (video), lalu tiga orang lagi sebagai pentolannya yang mengadang," jelas Argo.

Argo menambahkan satu remaja yang ikut mengadang truk bersama FA dan RA masih dicari oleh polisi.

Korban Tiba-tiba Lompat ke Jalan

Kala itu FA dan kawan-kawannya mencoba menghentikan sebuah truk yang memuat tanah.

"Jadi anak-anak ini murni bikin konten, habis lompat seolah-olah menyetop. Begitu truknya berhenti lari dia," kata Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono saat dikonfirmasi, (16/7/2021).

AKBP Argo menjelaskan, saat diadang para bocah, sang sopir truk sama sekali tidak berhenti hingga akhirnya melindas dua orang bocah.

Baca juga: Mahfud MD Bahas Sinetron Ikatan Cinta, Rocky Gerung Menduga sang Menteri Curhat Terselubung

Seusai kejadian itu, sang sopir langsung kabur dari tempat kejadian perkara (TKP) karena diduga takut dihajar massa.

"Pengemudi truk belum ditemukan, Belum ada tanda-tanda untuk datang ke pihak berwajib," jelas AKBP Argo.

Pada video yang beredar tampak sejumlah remaja yang awalnya berada di trotoar.

Kemudian para bocah tersebut secara tiba-tiba menghentikan laju truk yang sedang melintas.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved