Breaking News:

Virus Corona

Gejala Covid-19 Bisa Meningkat saat Isolasi Mandiri, Kapan Baiknya Pasien Mendapat Perawatan Medis?

Ada beberapa gejala yang harus diwaspadai dan menjadi indikator pasien Covid-19 untuk segera dibawa ke rumah sakit

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat memberikan berkas pasien Covid-19 saat tiba di pos pemeriksaan IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). Terbaru, viral percakapan WhatsApp antara seorang nakes dengan pasien Covid-19 di Wisma Atlet yang berencana bertemu untuk melakukan hubungan seksual sesama jenis. 

TRIBUNWOW.COM - Pasien Covid-19 tanpa gejala atau dengan gejala ringan bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. 

Namun, pasien Covid-19 juga harus memantau kesehatannya setiap hari dan mengkonsultasikannya kepada tenaga kesehatan.

Karena gejala pasien Covid-19 dapat meningkat selama dia menjalani isolasi mandiri. 

"Ada sesuatu yang bisa kita ukur (gejala) dan ada sesuatu yang bisa kita tanyakan," ujar dr Astrid Wulan Kusumoastuti saat memberikan panduan isolasi mandiri Covid-19 yang aman, yang dapat dilihat dalam akun YouTube KlikDokter yang diunggah pada 1 Juli 2021. 

Ada beberapa gejala yang harus diwaspadai dan menjadi indikator pasien Covid-19 untuk segera dibawa ke rumah sakit. 

Baca juga: Kemenkes Jelaskan Cara Cek Ketersediaan Obat Covid-19 via Online, Bisa Diakses saat Isolasi Mandiri

Berikut Beberapa Gejala yang Harus Diperhatikan:

1. Suhu Tubuh

Usakan ketika menjalani isolasi mandiri pasien Covid-19 memiliki pengukur suhu tubuh (termometer) untuk mengecek suhu tubuhnya secara rutin. 

Karena gejala yang kerap dialami pasien Covid-19 termasuk pada gejala ringan adalah demam. 

Suhu tubuh pasien di atas 38 derajat celcius selama tiga hari berturut-turut, bahkan setelah minum obat demam segera laporkan kepada tenaga kesehatan untuk mendapat bantuan.

2. Saturasi Oksigen

Saturasi oksigen hanya bisa diukur dengan oxymeter, ini juga perlu dimiliki pasien Covid-19 ketika menjalani isoalasi mandiri.

Saturasi oksigen dalam kondisi normal adalah di atas 95%. 

Jika pasien Covid-19 sudah mencapai angka 93% hingga 94% secara berkelanjutan segera hubungi layanan darurat meski tidak merasa sesak napas. 

Dokter Astrid juga menganjukan pasien Covid-19 dengan saturasi oksigen di bawah 93% langsung mendatangi UGD untuk mendapat pertolongan. 

Halaman 1/3
Tags:
Covid-19Virus CoronaTips Isolasi MandiriIsolasi diriGejala
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved