Breaking News:

Viral Medsos

Sosok Amos, Tukang Ojek yang Viral Rawat Belasan Anak Pecandu Lem dan Narkoba di Papua

Inilah sosok Amos Yeninar, tukang ojek yang viral karena membangun panti rehabilitasi untuk anak-anak pecandu lem aibon dan narkoba di Papua.

Tribunnews.com/Istimewa
Viral kisah Pak Amos, tukang ojek yang merawat belasan anak pecandu lem dan narkoba di Papua, begini kisah lengkapnya. 

Sebelum menjadi tukang ojek, Amos sempat menjadi politisi dan memiliki cita-cita ingin menjadi Bupati.

Namun, Amos sempat menderita penyakit paru-paru hingga divonis dokter umurnya tidak lama lagi.

Setelah itu, Amos memutuskan untuk hidup dengan lebih baik dan menjadi manfaat bagi orang lain.

"Sebenarnya saya sudah meninggalkan pekerjaan semua, saya pernah bekerja dan punya uang, saya punya cita-cita ingin jadi politikus sampai Bupati."

"Kemudian saya sakit karena pola hidup yang tidak bagus. Akhirnya saya memutuskan untuk saya harus hidup menjadi berkat."

"Jadi saya memutuskan untuk melayani anak-anak yang terabaikan," kata Amos, saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Viral Terekam Keroyok Polisi, Remaja 18 Tahun Anggota Geng Motor di Jaksel Jadi Buronan

Semenjak itu, Amos yang tidak memiliki pekerjaan akhirnya menjadi tukang ojek pada 2017 lalu.

Kemudian, ia mulai mendekati anak-anak pecandu lem aibon dan narkoba yang terlantar dengan memberinya makan setiap hari.

"Dari hasil ojek itu, saya pakai untuk kebutuhan anak-anak di jalanan, sampai saya tinggal di rumah singgah," tambah Amos.

setelahnya, anak-anak tersebut mulai terbuka pada Amos dan mau untuk tinggal di rumah singgah yang didirikannya secara sederhana.

Amos mengaku memiliki berbagai tantangan saat merawat anak-anak pecandu lem aibon dan narkoba.

Terlebih, ia merawat mereka hanya seorang diri dengan dibantu oleh istrinya saja.

"Pengalaman waktu kami di rumah singgah, itu berat sekali merawat yang remaja."

"Kalau mereka tidak makan (lem aibon dan narkoba), mereka bisa lempar kaca rumah."

"Kemudian mereka kadang pulang sampai jam 03.00 subuh, kalau kita tidak buka pintu, mereka bisa lempar (barang-barang) ke rumah," ungkap Amos.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
narkobaSosokAmos YeninarOjekViralPapua
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved