Euro 2020
Euro 2020: Sorot Laser Suporter di Laga Inggris Vs Denmark, Ingatkan Duel Malaysia Kontra Indonesia
Sorotan laser ke wajah Kasper Schmeichel mewarnai laga Inggris Vs Denmark di Stadion Wembley, Kamis (8/7/2021)
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Hasilnya dapat ditebak, anak asuhnya harus menyerah 1-0 atas Finlandia di depan publiknya sendiri di Stadion Parken, Kopenhagen.
Selanjutnya, di laga kontra Belgia, efek kejadian Eriksen masih dapat dirasakan para pemain Denmark.
Denmark yang berhasil unggul terlebih dahulu berkat gol Poulsen harus menelan kekalahan kedua setelah kalah 1-2 atas Belgia.
Ia juga berpendapat bahwa perjuangan Timnas Denmark tak ubahnya seperti cerita fiksi.
Baca juga: Nasib Luis Enrique setelah Spanyol Gagal ke Final EURO 2020, Diberikan 1 Syarat untuk Kontrak Baru
Baca juga: Catatan Unik Euro 2020: Total Gol Ronaldo dan Patrik Schick Tak Mampu Tandingi Gol Bunuh Diri
Cerita yang dapat diceritakan mulai dari kejadian yang menumpa Eriksen, wajah segar penggawa muda seperti Mikel Damsgaard, kepemimpinan Simon Kjaer, geraman Kasper Schmeichel, penggerak Maehle.
Semua merupakan bentuk persatuan yang ada pada skuad Denmark yang mempercayai sesuatu yang sulit bukan berarti sukar untuk didapatkan.
Hjulmand juga membeberkan fakta permainan anaknya yang percaya diri tampil di Wembley meski suporter tuan rumah memadati stadion tersebut.
Kepercayaan Hjulmand kepada anak asuhnya sudah tak dapat diragukan lagi.
Meski ia harus mengganti 5 pemainnya karena masalh kebugaran, namun ia percaya anak asuhnya yang masuk sebagai pengganti berhasil menunjukkan yang terbaik.
“Tidak satu pun dari lima pergantian pemain pertama yang taktis; saya harus melakukan perubahan karena pemain berjuang atau cedera,” katanya. "Saya tidak punya pilihan," ungkap Hjulmand.
Tercatat hanya ada satu pemain yang dipaksakan bermain meski tengah menahan luka yang dirasakan.
Pemain tersebut adalah Mathias Jensen.
Tak bisa digantikannya Mathias Jensen dikarenakan Denmark telah lakukan pergantian pemain sebanyak 5 kali.
"Kami telah melalui begitu banyak dan saya bersyukur, sangat berterima kasih kepada seluruh bangsa Denmark," kata Hjulmand.
"Kami membutuhkan cinta itu, kami membutuhkan dukungan itu, kami membutuhkan empati itu. Sayangnya, kami tidak mencapai final. Tapi masa depan kami penuh dengan harapan dan keyakinan," pungkas Hjulmand. (TribunWow.com /Adi Manggala S)
Baca Berita Euro 2020 Lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/kiper-denmark-scheimeichel.jpg)