Breaking News:

PPKM Darurat

Daftar Bansos yang Diberikan Pemerintah saat PPKM Darurat Jawa-Bali, BLT UMKM Diselenggarakan Lagi

Sejumlah bantuan sosial (bansos) dari pemerintah kembali diadakan menyusul Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

TribunWow.com/Atri Wahyu Mukti
Ilustrasi uang. Sejumlah bantuan sosial (bansos) dari pemerintah kembali diadakan menyusul Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. 

TRIBUNWOW.COM - Sejumlah bantuan sosial (bansos) dari pemerintah kembali diadakan menyusul Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Diketahui, PPKM Darurat ini, kata Jokowi, dilakukan mulai tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Presiden Jokowi menjelaskan bahwa PPKM Darurat diberlakukan khusus di Pulau Jawa dan Bali.

Baca juga: Tanggapi Aturan Penutupan Rumah Ibadah selama PPKM Darurat, Jusuf Kalla: Hanya Itu yang Efektif

"Setelah mendapatkan banyak masukan dari para menteri, para ahli kesehatan, dan juga para kepala daerah, saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM Darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 khusus di Jawa dan Bali," kata Jokowi, dikutip dari presidenri.go.id.

Sementara itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani menjelaskan bagaimana kesiapan dan respons APBN dalam menyikapi pelaksanaan PPKM Darurat.

Dikutip dari kemenkeu.go.id, dalam hal ini, pemerintah kembali memperpanjang beberapa program bantuan sosial (bansos) yang akan diberikan kepada masyarakat.

Berikut daftar bansos yang diperpanjang oleh pemerintah:

1. Bansos Tunai Rp 300 Ribu

Pemerintah memperpanjang program Bantuan Sosial Tunai (BST) selama 2 bulan untuk meringankan masyarakat yang terdampak pelaksanaan PPKM Darurat.

Bansos Tunai selama ini sudah diberikan untuk 9,6 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan anggaran Rp 11,94 triliun.

Dikutip dari laman Kemenkeu, dari penyaluran Januari-April, setiap bulannya pemerintah memberikan Rp 300 ribu per kelompok penerima.

Untuk perpanjangan dua bulan akan dibayarkan pada bulan Juli dan targetnya 10 juta KPM di 34 provinsi.

"Perpanjangan BST 2 bulan ini akan membutuhkan anggaran Rp 6,1 triliun, catatannya tentu kita akan menggunakan data kelompok penerima dari penyaluran bulan Januari sampai April yang lalu."

"Sehingga untuk BST ini total alokasi nya adalah mencapai Rp 18,04 triliun dari yang Januari-April plus 2 bulan yang sekarang kita akan berikan," ujar Sri Mulyani.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved