Virus Corona
Suami Bongkar Makam Istri yang Positif Covid-19, Satgas Buka Suara soal Jenazah Tularkan Corona
Gara-gara suami nekat membongkar makam istrinya yang positif Covid, warga satu kampung ikut kena dampak kini diperiksa Satgas Covid.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Zahroni akhirnya nekat membongkar makam Aisah.
Pembongkaran makam itu dilakukannya lima hari setelah Aisah dikebumikan.
Setelah makam dibongkar, jasad Aisah dimandikan, disalatkan dan dikafani seusai syariat Islam.
Zahroni menjelaskan, istrinya meninggal dunia pada Senin (21/6/2021), tiga hari seusai dirawat di RSUD Banten.
Saat itu, Aisah disebutnya hanya mengeluhkan darah tinggi dan sesak napas.
"Tiga hari dirawat di rumah sakit, kemudian meninggal," lanjutnya.
"Katanya positif Covid-19, tapi saya belum menerima hasil tesnya."
Sementara itu, Lurah Tinggar, Ahmad Bazuri menyebut pihaknya baru mendapatkan surat keterangan hasil swab Aisah sehari setelah makamnya dibongkar.
Setelah mendapat surat keterangan itu, Ahmad langsung menginformasikannya pada keluarga.
"Sudah eksekusi (makam dibongkar), ada WhatsApp ke saya dari pihak Puskesmas bahwa almarhum dinyatakan positif," kata Ahmad, Minggu (28/6/2021).
"Langsung saya share ke keluarga hasil dari rumah sakit." (TribunWow.com/Anung/Tami)
Artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul Suami Bongkar Makam Istri yang Positif Covid-19 supaya Anaknya Tenang, Pengakuan Suami Bongkar Makam Istri Positif Covid-19 dan Baru Dikubur 5 Hari: Saya Penasaran, dan "Suami Bongkar Makam Istri yang Positif Covid-19, Warga Satu Kampung Dites"
Baca artikel lain terkait kasus Covid-19