Breaking News:

Virus Corona

Suami Bongkar Makam Istri yang Positif Covid-19, Satgas Buka Suara soal Jenazah Tularkan Corona

Gara-gara suami nekat membongkar makam istrinya yang positif Covid, warga satu kampung ikut kena dampak kini diperiksa Satgas Covid.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMPAS.COM/RASYID RIDHO
Tokoh masyarakat Lingkungan Cidadap, Kelurahan Tinggar, Kecamatan Curug, Kota Serang saat memperlihatkan makam Aisah yang sudah dibongkar oleh suami dan warga setempat 

TRIBUNWOW.COM - Karena rasa penasaran, Zahroni bertindak nekat membongkar makam istrinya Aisah (45) yang dinyatakan meinggal dunia karena terpapar Covid-19.

Kejadian itu diketahui terjadi di Kampung Cidadap, Kelurahan Tinggar, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten, Sabtu (26/6/2021).

Akibatnya, satu warga kampung, khususnya mereka yang kontak erat dengan jenazah harus dites Covid-19.

Tokoh masyarakat Lingkungan Cidadap, Kelurahan Tinggar, Kecamatan Curug, Kota Serang saat memperlihatkan makam Aisah yang sudah dibongkar oleh suami dan warga setempat.
Tokoh masyarakat Lingkungan Cidadap, Kelurahan Tinggar, Kecamatan Curug, Kota Serang saat memperlihatkan makam Aisah yang sudah dibongkar oleh suami dan warga setempat. (Kompas.com/Rasyid Ridho)

Baca juga: Penampakan Jenazah Pasien Covid-19 Berjejer sampai Teras di RSSA Malang, Warga Tak Boleh Isoman

Baca juga: Detik-detik Keluarga Ambil Paksa Jenazah Bocah Pasien Covid-19 dari RS, 90 Orang Akhirnya Diswab

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, hal itu dinyatakan oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Serang Hari W Pamungkas.

"Tracing dan testing kita lakukan kepada orang yang kontak erat, karena kan (Aisah) sudah dinyatakan positif Covid-19," ujar Hari saat dihubungi Kompas.com, Selasa (29/6/2021).

Hari memaparkan, tes usap telah dilakukan kepada keluarga Zahroni kemudian tetangga dan kerabat Zahroni.

"Pada saat awal dikuburkan memang ada interaksi, ada kontak erat. Kita lihat dulu hasil tracing-nya untuk melihat penyelidikan epidemiologi, apakah ada penularan yang disebabkan pada pemulasaraan jenazahnya atau pada saat penggalian," kata Hari.

Hari menambahkan, jenazah Aisah seharusnya sudah tidak bisa lagi menularkan Covid-19 karena baru dibongkar lima hari setelah yang bersangkutan meninggal.

"Enggak ada penularan, karena virus akan mati di tubuh inang yang sudah meninggal," jelas Hari.

Kendati demikian, keluarga Zahroni serta warga yang kontak erat dengan jenazah diwajibkan untuk menjalani isolasi mandiri selama 10 hari.

Sebelumnya diberitakan, Zahroni mengaku membongkar makam sang istri karena penasaran.

Pasalnya hingga Aisah dimakamkan, Zahroni tak mendapat hasil tes swab yang menunjukkan sang istri positif Covid-19.

Tak hanya itu, Zahroni juga beralasan membongkar makam Aisah agar anaknya tenang.

"Terus terang saja, semua anak-anak saya dan saya sendiri selalu ada ganjalan saja. Kayaknya gimana sih, ada yang disembunyikan, jadi saya penasaran," ujar Zahroni, dikutip dari Kompas.com, Senin (28/6/2021).

"Anak saya minta dibuka lagi (makam), saya ikuti biar anak merasa tenang."

Baca juga: Wapres Maruf Amin Dukung Vaksinasi Covid-19 pada Ibu Hamil, Menyusui, dan Anak-anak: Mereka Rentan

Zahroni akhirnya nekat membongkar makam Aisah.

Pembongkaran makam itu dilakukannya lima hari setelah Aisah dikebumikan.

Setelah makam dibongkar, jasad Aisah dimandikan, disalatkan dan dikafani seusai syariat Islam.

Zahroni menjelaskan, istrinya meninggal dunia pada Senin (21/6/2021), tiga hari seusai dirawat di RSUD Banten.

Saat itu, Aisah disebutnya hanya mengeluhkan darah tinggi dan sesak napas.

"Tiga hari dirawat di rumah sakit, kemudian meninggal," lanjutnya.

"Katanya positif Covid-19, tapi saya belum menerima hasil tesnya."

Sementara itu, Lurah Tinggar, Ahmad Bazuri menyebut pihaknya baru mendapatkan surat keterangan hasil swab Aisah sehari setelah makamnya dibongkar.

Setelah mendapat surat keterangan itu, Ahmad langsung menginformasikannya pada keluarga.

"Sudah eksekusi (makam dibongkar), ada WhatsApp ke saya dari pihak Puskesmas bahwa almarhum dinyatakan positif," kata Ahmad, Minggu (28/6/2021).

"Langsung saya share ke keluarga hasil dari rumah sakit." (TribunWow.com/Anung/Tami)

Artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul Suami Bongkar Makam Istri yang Positif Covid-19 supaya Anaknya Tenang, Pengakuan Suami Bongkar Makam Istri Positif Covid-19 dan Baru Dikubur 5 Hari: Saya Penasaran, dan "Suami Bongkar Makam Istri yang Positif Covid-19, Warga Satu Kampung Dites"

Baca artikel lain terkait kasus Covid-19

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Virus CoronaCovid-19Pembongkaran Makam Pasien Covid-19MakamSerangBanten
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved