Breaking News:

Terkini Daerah

Selalu Lolos dari Kejaran Polisi, Pencuri di Lampung Pilih Serahkan Diri: Saya Capek

Seorang pencuri di Lampung memilih secara sukarela menyerahkan diri ke polisi meskipun dirinya tak pernah sekalipun terlacak.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Istimewa via TribunLampung.co.id
Pencuri bernama Yanto diamankan di Mapolsek Terusan Nunyai. Yanto yang selalu lolos dari kejaran polisi akhirnya memilih menyerahkan diri. 

TRIBUNWOW.COM - Yanto, seorang pencuri ayam di Lampung memilih menyerahkan diri kepada polisi meskipun dirinya selalu lolos dari kejaran aparat.

Selama beraksi, Yanto telah mencuri 11 ekor ayam senilai Rp 3 juta di Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Diketahui, Yanto telah satu bulan menjadi buronan pihak kepolisian, sejak melakukan pencurian pada Senin (17/5/2021).

2 ekor ayam Bangkok diamankan dari pelaku Yanto.
2 ekor ayam Bangkok diamankan dari pelaku Yanto. (tribun lampung/syamsir alam)

Baca juga: Suami dan 3 Anaknya Tewas di Dalam Mobil yang Terjun ke Sungai, Ini Kesaksian Istri yang Selamat

Baca juga: Dilaporkan Keroyok Mahasiswi, Dosen Unpatti Buka Suara soal Luka sang Mahasiswi: Wajar Ada Lebam

Dikutip TribunWow.com dari TribunLampung.co.id, pelaku baru menyerahkan diri pada Jumat (18/6/2021).

"Saya capek harus bersembunyi terus dan menghindar dari (kejaran) polisi. Saya sudah tahu polisi mengejar saya karena kasus itu (mencuri 11 ekor ayam)," kata Yanto di Mapolsek Terusan Nunyai, Selasa (30/6/2021).

Yanto bercerita, dirinya kala itu beraksi pada dini hari dengan cara memanjat tembok rumah korban lalu menggasak ayam-ayam milik korban.

Sementara itu, pihak kepolisian mengaku sudah tiga kali mencoba menciduk Yanto tapi selaku gagal.

"Sebanyak tiga kali kami lakukan penggerebekan ke rumah pelaku, namun ia tidak pernah ada di rumahnya," terang Kapolsek Terusan Nunyai, Iptu Santoso mewakili Kapolres AKBP Wawan Setiawan, Rabu (30/6/2021).

"Kami selalu mengimbau keluarga pelaku, supaya pelaku menyerahkan diri, karena ia akan selalu kami buru," beber Iptu Santoso.

Selama melakukan penggerebekan, pihak kepolisian mengamankan dua ekor ayam bangkok milik korban yang disimpan oleh Yanto di kamarnya.

"Pelaku waktu itu tidak ada di rumahan, tapi si kamarnya waktu kami lakukan penggerebekan awal Juni lalu, kami amankan dua ekor ayam Bangkok," kata Iptu Santoso.

Baca juga: Ade Armando Sebut Ketua BEM UI Sengaja Menghindarinya, Curiga Leon Alvinda Putra Tidak Independen

Pelaku saat ini dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman kurungan 7 tahun penjara.

Di sisi lain, Andi selaku korban pencurian menjelaskan bahwa satu ekor ayamnya memiliki harga Rp 250 ribu.

"Saya sudah lama pelihara ayam Bangkok, jadi memang saya pelihara di kandang yang sama diapkan di belakang rumah," kata Andi.

Ia menyadari ayam-ayamnya dicuri ketika hendak memberikan ayamnya makan.

"Saya lihat pintu kandang ayam sudah pada terbuka. Saya lihat kedalam semua ayam Bangkok peliharaan saya hilang," jelasnya. (TribunWow.com/Anung)

Artikel ini diolah dari TribunLampung.co.id dengan judul Polisi Sebut Tersangka Pencurian Ayam Telah Tiga Kali Digerebek dan Polisi Sita Dua Ekor Ayam dari Kamar Warga Gunung Batin Baru Lamteng

Berita lain terkait Pencurian

Sumber: TribunWow.com
Tags:
LampungPencurianKasus PencurianAyam
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved