Breaking News:

Terkini Nasional

Detik-detik KSAD Andika Perkasa Panggil dan Interogasi Dandim Berbadan Gembrot, Ini yang Terjadi

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Andika Perkasa memanggil sejumlah Komandan Distrik Militer (Dandim) berbadan gemuk.

Tribunnews/JEPRIMA
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. Terbaru, beredar video Andika Perkasa memanggil dandim berbadan gemuk. 

TRIBUNWOW.COM - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Andika Perkasa memanggil sejumlah Komandan Distrik Militer (Dandim) berbadan gemuk.

Dilansir TribunWow.com, Andika mengaku mengkhawatirkan kesehatan para dandin berbadan subur.

Ia pun menyinggung sejumlah anggota TNI yang meninggal dunia akibat sejumlah penyakit.

Momen itu diunggah akun Instagram @tni_angkatan_darat, Selasa (29/6/2021).

Sejumlah TNI AD yang dipanggil Kasad Andika Perkasa karena memiliki badan gemuk.
Sejumlah TNI AD yang dipanggil KSAD Andika Perkasa karena memiliki badan gemuk. (Instagram @tni_angkatan_darat)

Baca juga: Lihat Ibu Dibunuh karena Enggan Dirudapaksa Tukang Galon, Anak TNI Ikut Ditikam hingga Tewas

Baca juga: Sosok KSAD Jenderal Andika Perkasa dan KSAL Laksamana Yudo Margono, Kandidat Kuat Calon Panglima TNI

Dalam video berdurasi 10 menit itu, tampak Andika memanggil dua anggota TNI yang berbadan kekar meski sudah berusia di atas 50 tahun.

"Ada senior saya jabatannya Kepala Pusat Perhubungan Angkatan Darat," ucap Andika.

"Coba lihat ini, ini adalah satu reminder kita semua."

"Mas Kurnia usia 58 tahun senior saya, Mas Wahyu Agung juga begitu 57 tahun."

"Tapi lihat nih, udah lebih tua badannya masih bagus sekali," lanjutnya.

Andika lantas meminta sejumlah dandim berbadan gemuk maju dan berdiri di sampingnya.

Aksi Andika itu pun memancing gelak tawa penonton.

"Coba siapa yang gembrot, para Pangdam ada Dandim yang gembrot enggak? Coba tunjuk sini," ujar Andika.

Ia lantas menginterogasi para anggota TNI berbadan subur tersebut.

Tak jarang Andika dibuat terbahak mendengar alasan anggota TNI itu memiliki badan yang gemuk.

"Ini enggak tahan napas ya?," kata Andika terbahak.

Baca juga: Mantan Buruh Jadi TNI Gadungan Ngaku Berpangkat Mayjen, Polisi: Tidak Bisa Ditindak Hukum

Baca juga: Ngaku Diperas Rp 12 Juta per Bulan, Sujito Suruh Oknum TNI Tembak Wartawan, Tak Berniat Membunuh

Baca juga: 5 Warga Sipil di Papua Tewas Ditembak KKB, Ini Kata TNI soal Identitas Pelaku: Sudah Termasuk Teror

Ternyata, Andika memiliki maksud khusus memanggil para anggota TNI tersebut.

Ia mengaku khawatir dengan kesehatan anggotanya.

"Saya khawatir sama yang saya panggil ke depan ini," ujar Andika.

"Harus dijaga, makanya saya tanya sudah berapan lama (gemuk)."

"Kalau sempat lama dengan kondisi seperti ini, saya menduga jangan-jangan diabetes itu."

"Karena dari penampilan, kalau diabetes biasanya merembet."

Karena itu, Andika lantas mengingatkan anggota TNI untuk tetap menjaga kesehatan.

Menurut Andika, selama 2020 ada ratusan anggota TNI yang meninggal dunia karena penyakit berat.

"Oleh karena itu rekan-rekan semua harus punya keinginan keras menjaga dirinya," katanya.

"Saya enggak terlalu peduli dengan penampilan."

"Tapi yang saya peduli adalah kalau kita enggak ada."

"Jadi tahun ini yang meninggal karena sakit ada 539 kalau tidak salah. Dari 539 yang sakitnya plus Covid 58," tandasnya. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved