Terkini Daerah
Detik-detik Perangkat Desa Dibakar Hidup-hidup Warga seusai Lakukan Ini, Separuh Badan Terluka
Perangkat Desa Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Bintang Alfatah (55) dibakar hidup hidup-hidup oleh seorang warga berinsiial MYN (59).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Perangkat Desa Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Bintang Alfatah (55) dibakar hidup hidup-hidup oleh seorang warga berinsiial MYN (59).
Dilansir TribunWow.com, kejadian mengerikan itu berlangsung di rumah pelaku yang berada di RT 01 RW 05 Dukuh Tempuran, Desa/Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (26/6/2021).
Kejadian itu bermula saat korban mendatangi rumah pelaku.
Saat itu korban datang untuk menanyakan nasib rumah yang saat ini ditempati pelaku.
Rumah tersebut sudah dibeli korban sejak lebih dari 5 tahun lalu.
Baca juga: Bakar Istri Hidup-hidup, Oknum Polisi Sempat Peluk Korban dan Minta Mati Bersama, Simak Kronologinya
Baca juga: Detik-detik Pria Mutilasi Teman Kencan di Banjarmasin, Sempat Bakar Mayat Korban tapi Gagal
Korban lantas menanyakan alasan pelaku tak kunjung mengosongkan rumah tersebut.
Bukannya menjawab, pelaku justru keluar sembari membawa pertalite dan langsung menyiramkannya ke tubuh korban.
Pelaku pun menyulut api dari sebuah korek berwarna hijau dan mengarahkannya ke tubuh pria 55 tahun tersebut.
Akibatnya, korban terbakar hidup-hidup dan langsung berlari meminta pertolongan warga.
Warga yang melihatnya langsung memadamkan api di tubuh korban.
Korban langsung dibawa ke RSU Simo untuk mendapat perawatan.
Kejadian itu dibenarkan Camat Simo, Waluyo Jati.
"Seorang Kadus di Desa Simo bernama Bintang menjadi korban penganiayaan oleh seorang warga berinisial MYN dengan cara dibakar," kata Waluyo, dikutip dari TribunSolo.com, Minggu (27/6/2021).
Baca juga: Fakta Kasus Oknum Polisi di Sorong Bakar Istrinya hingga Tewas: Banyak Utang dan Frustasi
Baca juga: Pengakuan Dede seusai Bakar Pacar Hidup-hidup hingga Tewas, Ngaku Sempat Ngobat Bareng Korban
Saat ini, kata Waluyo, korban sudah dirujuk di RS PKU Muhammadiyah Solo.
Korban dikabarkan mengalami luka bakar 49,5 persen.