Breaking News:

Terkini Nasional

BEM UI Dipanggil Rektor seusai Beri Julukan untuk Jokowi, Rocky Gerung: Mahasiswa Rentan Dianiaya

Pengamat Politik Rocky Gerung turut mengomentari kontroversi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) yang sempat trending Twitter.

YouTube Najwa Shihab
Pengamat politik Rocky Gerung dalam acara Mata Najwa, Rabu (9/6/2021) malam. Terbaru, Rocky buka suara soal BEM UI yang menobatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai 'King of Lip Service'. 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung turut mengomentari kontroversi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) yang belum lama ini trending di Twitter.

Diberitakan sebelumnya, BEM UI menuai sorotan seusai menobarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai 'King of Lip Service'.

Melalui akun Twitter maupun Instagram, BEM UI menyebut Jokowi kerap mengumbar janji tanpa bukti.

Unggahan akun Instagram BEM UI, Sabtu (26/6/2021). BEM UI menjadi trending topic di Twitter setelah menyebut Jokowi 'King of Lip Service'.
Unggahan akun Instagram BEM UI, Sabtu (26/6/2021). BEM UI menjadi trending topic di Twitter setelah menyebut Jokowi 'King of Lip Service'. (Instagram @bemui_official)

Baca juga: Diminta Pihak Kampus Hapus Unggahan Jokowi King of Lip Service, Ini Sikap Presiden BEM UI

Baca juga: Saat BEM UI Nobatkan Jokowi sebagai King of Lip Service, Ade Armando: Enggak Nyampai Pikirannya

Namun, setelah penobatan tersebut, BEM UI dipanggil pihak rektorat kampus.

"Yang merasa darurat itu pempinan UI karena memaksakan diri memanggil anak muda yang belajar memberikan kritik pada penguasa," ujar Rocky dalam kanal YouTube Rocky Gerung Official, Senin (28/6/2021).

"Jadi mereka semua satu nafas, kenapa enggak panggil Faisal Basri, Emil Salim aja sekalian."

Menurut Rocky, tak hanya mahasiswa, seluruh civitas akademika UI seharusnya dipanggil jika mengkritik presiden.

Ia pun menyinggung sejumlah tokoh alumni UI yang kerap mengritik presiden asal Solo itu.

"Kan sama civitas akademika UI yang berkali-kali mengkritik presiden," ujarnya.

"Coba panggil Faisal Basri atau Emil Salim, apa berani tuh rektor?"

"Ini terlihat kepengecutan dari Universitas Indonesia."

Rocky menganggap mahasiswa mudah terintimidasi.

Namun, di sisi lain Rocky memuji keberanian BEM UI mengkritik Jokowi.

"Karena mahasiswa rentan dianiaya, rentan diancam," kata Rocky.

"Tapi saya anggap itu berguna karena mahasiswa sudah sampai titik akhirnya mengevaluasi presiden."

"Omnibuslaw, beberapa seminar di UI dihalang-halangi rektor, saya dengar itu. Sekarang mereka enggak kuat lagi."

"Mahasiswa kan punya cara mempertanyakan kebijakan dengan fasilitas satire itu namanya mahasiswa," tandasnya.

Baca juga: Trending di Twitter, BEM UI Nobatkan Jokowi sebagai King of Lip Service: Rakyat Sudah Mual

Baca juga: Sosok Fadjroel Rachman, Jubir Presiden Jokowi yang Kini Jadi Calon Dubes RI untuk Kazakhstan

Simak videonya berikut ini mulai menit ke-3.03:

Cuitan BEM UI

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) trending menuai sorotan hingga jadi trending topic di Twitter, Minggu (27/6/2021).

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved