Virus Corona
Virus Corona Varian Delta Asal India Terdeteksi di 8 Provinsi Termasuk Banten, Lebih Cepat Menular
Virus Corona varian delta asal India rupanya sudah masuk di delapan provinsi di Indonesia, mana saja?
Editor: Lailatun Niqmah
Lonjakan tersebut telah menimbulkan ketakutan Moskow akan gelombang ketiga pandemi.
Baca juga: Penampakan Tenda Darurat di Depan IGD RSUD Kota Bekasi, Terjadi Penumpukan Pasien karena Covid-19
Lebih Cepat Menular
Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban mengatakan, varian Virus Corona B.1.617.2 atau Delta asal India lebih cepat menular daripada varian Virus Corona B.1.1.7 atau Alpha.
Ia mengatakan, hal tersebut dapat dilihat dari perkembangan kasus Covid-19 di Inggris yang pada Desember lalu didominasi oleh varian Virus Corona Alpha.
Namun, hingga saat ini, sekitar 90 persen kasus Covid-19 di Inggris disebabkan oleh varian Virus Corona B.1.617 atau Delta.
"Jadi memang benar bahwa varian Delta (B.1.617) memang lebih cepat menyebar, lebih bikin sakit dibandingkan dengan varian Inggris," kata Zubairi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (15/6/2021).
Zubairi mengatakan, kasus positif Covid-19 di Inggris terus meningkat dengan adanya varian baru Virus Corona tersebut, meskipun sebagian masyarakat sudah mengikuti vaksinasi.
Sebab, apapun jenis vaksin Covid-19 tidak dapat memproteksi individu sepenuhnya dari penularan Virus Corona.
Bahaya bagi Ibu hamil, Ibu Menyusui, dan Anak-anak
Ketua Umum PB IDI Daeng Muhammad Faqih pun mengingatkan potensi bahaya varian delta Virus Corona terhadap anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui.
Pasalnya, saat ini varian mutasi ganda dari India itu sudah banyak menular kepada warga berusia muda.
Gejala yang dialami pun lebih cepat mengalami perburukan.
"Betul lebih berbahaya. Untuk ibu hamil akan berpengaruh terhadap janin. Atau kalau ibu menyusui berpengaruh kepada anaknya. Sebab hubungan yang dekat itu bisa ikut tertular juga," ujar Daeng dalam diskusi virtual bertajuk "Covid-19 Meradang Pasca Libur Panjang" yang digelar Sabtu (19/6/2021).
"Varian delta ini selain lebih cepat menular, juga lebih berbahaya. Mulanya gejala-gejala ringan tapi perburukannya lebih cepat. Jadi misalnya mengalami sesak nafas, lalu lebih cepat memburuk kondisinya," lanjutnya.
Baca juga: Fakta Viral Korban Kecelakaan Meninggal Dunia setelah Ditolak 5 RS karena Penuh Pasien Covid-19
Banyak Serang Orang Berusia Muda
Daeng pun mengatakan varian mutasi ganda asal India ini justru banyak menular kepada individu berusia muda.
"Varian delta ini justru sekarang banyak menularkan ke yang masih muda-muda. Lalu langsung datang (ke fasilitas kesehatan) dalam kondisi yang berat," lanjutnya.