Breaking News:

Wacana Presiden 3 Periode

Heran Qodari Ngotot Presiden 3 Periode, Ade Armando Sebut 3 Calon Potensial: Kenapa Harus Jokowi?

Ade Armando menyampaikan ada banyak alternatif pilihan lain ketimbang harus mengusulkan wacana Presiden Jokowi menjabat 3 periode.

YouTube tvOneNews
Direktur Komunikasi Saiful Mudjani Research and Consulting (SMRC), Ade Armando heran mengapa M Qodari bersikeras mengusulkan wacana Presiden Jokowi 3 periode. Ditayangkan di acara Catatan Demokrasi tvOne, Selasa (22/6/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Direktur Komunikasi Saiful Mudjani Research and Consulting (SMRC), Ade Armando merasa heran akan sikap penasihat Komunitas Jokowi-Prabowo (JokPro) 2024 yang begitu menginginkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menjabat tiga periode.

Ade Armando mengaku tidak tahu mengapa Qodari begitu ingin sosok Jokowi kembali memimpin di tahun 2024.

Meskipun kerap mendukung pemerintahan Presiden Jokowi, Ade Armando menegaskan dirinya tidak setuju jika Jokowi menjabat tiga periode.

M Qodari selaku Direktur Eksekutif Indo Barometer mengenakan kaus bergambar Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto saat hadir dalam program Mata Najwa, Kamis (18/3/2021). Foto kanan: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
M Qodari selaku Direktur Eksekutif Indo Barometer mengenakan kaus bergambar Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto saat hadir dalam program Mata Najwa, Kamis (18/3/2021). Foto kanan: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). (Kolase (Capture YouTube Sekretariat Presiden) dan (YouTube Najwa Shihab))

Baca juga: Buka-bukaan Isi Komunitas JokPro 2024, M Qodari Yakin Warga Indonesia akan Setuju Jokowi 3 Periode

Baca juga: Disindir Rocky Gerung soal Jokowi 3 Periode, Qodari Anggap RG Stand Up Comedy: Beliau Enggak Paham

Hal itu disampaikan Ade dalam acara Catatan Demokrasi tvOne, Selasa (22/6/2021).

Ade tegas menyampaikan, dirinya sejak awal tidak setuju jika Jokowi menjabat tiga periode dengan alasan untuk menghindari polarisasi di tahun 2024 mendatang.

Kendati demikian, Ade sepaham dengan Qodari yang meyakini bahwa potensi terjadinya polarisasi di Indonesia sangat besar.

Namun Ade tetap tidak setuju jika Jokowi kembali jadi presiden.

"Tapi apakah caranya dengan memajukan nama Jokowi lagi? Itu menurut saya kok Bung Qodari ini khawatir dengan nama-nama yang ada," kata Ade.

"Kenapa harus kembali ke Jokowi? Bukankah ada orang-orang lebih muda."

Menurut Ade ada banyak calon potensial di Indonesia.

Ia menyebutkan tiga nama paling populer yang berpotensi maju di kontestasi Pilpres 2024, mulai dari Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, lalu ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Saya yakin Indonesia tidak akan terjadi kotak kosong," kata Ade.

Ade lalu mempertanyakan mengapa tidak bisa optimis polarisasi menghilang saat Prabowo, Ganjar, dan Anies maju di 2024.

"Kenapa harus ada Jokowi-nya?," ungkap Ade yang heran akan wacana Jokowi tiga periode.

Ade lalu menegaskan, dirinya pribadi percaya bahwa Jokowi sosok yang baik bagi Indonesia.

Namun ia tetap tidak menyetujui jika Jokowi menjabat tiga periode.

Ade lalu mengungkit masa lalu era Soekarno dan Soeharto yang masa kepemimpinan mereka berakhir tidak baik karena terlalu lama memimpin.

"Senior-senior kita di awal 2000-an itu, Amien Rais dan kawan-kawan itu ketika melahirkan dua periode, itu belajar dari pengalaman dari presiden-presiden sebelumnya," kata Ade.

"Coba lihat deh, Bung Karno sebetulnya keren, tapi kemudian dia mulai demokrasi terpimpin dan menyatakan bahwa dia ingin menjadi presiden seumur hidup itu kemudian timbul masalah," tandasnya.

Baca juga: Bukan Hanya soal Jokowi, Refly Harun Ungkap Makna Lain di Balik Wacana Presiden 3 Periode

Simak videonya mulai menit ke-7.40:

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved