Breaking News:

Wacana Presiden 3 Periode

Tentang Wacana Presiden 3 Periode, Waketum Golkar: Mereka Tidak Mau Lihat ke Belakang

Waketum Golkar, Ahmad Doli Kurnia menilai bahwa rakyat tak ingin melihat ke belakang terkait isu wacana masa jabatan presiden 3 periode.

Kompas.com/ Yakob Arifin T Sasongko
Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Ahmad Doli Kurnia Tandjung. Doli Menilai, masyarakat tak mau melihat ke belakang terkait wacana masa jabatan presiden 3 periode. 

TRIBUNWOW.COM - Wacana masa jabatan presiden tiga periode yang akhir-akhir ini dibicarakan ternyata mendapat perhatian dari para tokoh politik.

Satu di antaranya dari Wakil Ketua Umum Partai Golongan Karya (Waketum Golkar), Ahmad Doli Kurnia.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com pada Senin (21/6/2021), menurut penilaiannya, rakyat tidak ingin kembali ke masa lalu ketika masa jabatan presiden bisa lebih dari dua periode.

Tak hanya itu, dirinya juga setuju dengan hasil survei yang dilakukan oleh Saiful Murjani Research and Consulting (SMRC).

Baca juga: Siapa M Qodari? Sosok yang Dukung Wacana Presiden 3 Periode, Deklarasikan Jokowi-Prabowo 2024

Hasil survei itu menyebutkan bahwa 72 persen rakyat setuju masa jabatan presiden hanya dua periode saja.  

"Survei ini menegaskan bahwa masyarakat Indonesia ini, they dont want to looking back, mereka tidak mau lihat ke belakang,"kata Doli, Minggu (20/6/2021).

"Mereka mau moving forward, terus maju ke depan."

Adapun pernyataan tak ingin kembali ke belakang itu ia sampaikan dalam konteks demokrasi prosedural.

Doli mengungkapkan, demokrasi prosedural adalah segala urusan terkait kelembagaan hingga masa jabatan presiden.

Diketahui, sebelum reformasi, masa jabatan presiden bisa lebih dari dua periode.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved