Breaking News:

Wacana Presiden 3 Periode

Kata Pengamat tentang Wacana Jabatan Presiden 3 Periode yang di Sampaikan Qadari: Bisa Chaos

Salah satu pengamat politik, Ujang Komarudin mengatakan bahwa jika wacana jabatan presiden 3 periode benar diterapkan, maka bisa menimbulkan gaduh.

Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Atri Wahyu Mukti
Instagram/@jokowi
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi Covid-19 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, 17 Juni 2021. Wacana masa jabatan Presiden 3 periode yang diserukan Qodari mendapat kritikan keras dari pengamat. 

Qodari juga mendukung Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sebagai Calon Wakil Presiden (Wapres) di Pilpres 2024.

Lantas, siapakah sosok Qodari sebenarnya?

Diketahui Qodari merupakan seorang pengamat politik, selain itu, dirinya juga merupakan Direktur Eksekutif Indo Barometer.

Sebelumnya, Pria kelahiran Palembang, 15 Oktober 1973 ini pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Juli 2005-Oktober 2006.

Qodari menjabat sebagai Direktur Riset LSI pada tahun 2003 hingga tahun 2005,.

Dirinya kerap kali menjadi narasumber menyampaikan hasil surveinya terkait pergerakan politik di Indonesia.

Termasuk saat Pilpres 2019 dan Pilkada 2020 yang di antaranya diikuti oleh anak dan menantu Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution.

Saat Pilpres 2019 dirinya mengatakan siapapun Capres-Cawapres yang terpilih diharapkan dapat membentuk kabinet rekonsiliasi nasional.

Kabinet tersebut dianggap sebagai upaya merajut kembali tenun kebangsaan yang sempat ‘terkoyak’ selama Pilpres 2019.

Tagar #TangkapQodari juga trending di Twitter pada Minggu (20/6/2021), lantaran dirinya dianggap melanggar konstitusi setelah menyerukan dukungan Presiden Jokowi tiga periode

Di sisi lain, Qodari memang vokal mengatakan dukungannya dan kini menjadi Penasihat Komunitas Sukarelawan Jok-pro 2024

Qodari membeberkan sejumlah alasan terkait dukungannya tersebut.

Salah satunya, majunya Jokowi sebagai Presiden pada pemilu mendatang bersama Prabowo Subianto akan mampu menekan ongkos politik dan menghindari benturan warga.

Menururtnya, Undang-Undang Dasar 1945 itu bisa diamandemen.

Terkait amandemen UUD 1945, dirinya membandingkan dengan negara di Amerika yang telah mengamandemen undang-undangnya sebanyak 25 kali.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Wacana Presiden 3 PeriodeM QadariPengamat PolitikJoko WidodoJokowiUjang KomarudinImmanuel Ebenezer
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved