Persib Bandung
Respons Pelatih Persib Bandung soal Mundurnya Piala Wali Kota Solo 2021: Hanya Bisa Tertawa
Pelatih Persib Bandung merespon mundurnya Piala Wali Kota Solo menjadi 27 Juni hingga 3 Juli. Menurutnya keputusan melibatkan unsur politik.
Penulis: Rido Rahmadani
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Sejatinya Persib Bandung akan mengikuti turnamen pramusim Piala Wali Kota Solo 2021 pada 20-26 Juni mendatang, di Stadion Manahan Solo, Surakarta, Jawa Tengah.
Namun rencana itu dimundurkan, pasalnya pelatih Persib Bandung Robert Alberts menuturkan turnamen itu akan digelar pada 27 Juni - 3 Juli.
Pihak panitia memberikan alasan bahwa angka penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah cenderung meningkat.

Sehingga turnamen dimundurkan selama sepekan.
Namun Robert menilai keputusan itu dipengaruhi oleh unsur politik.
Baca juga: Dikabarkan Bakal Dibawa Persib Bandung ke Piala Wali Kota Solo, Deden Natshir: Saya akan Buktikan
Dirinya hanya bisa tertawa mendengar keputusan itu, dan tidak mau terlibat politik di Indonesia.
"Saya hanya bisa tertawa, saya tidak bisa bicara apa-apa. Saya tidak mau terlibat dalam politik Indonesia, saya hanya bisa tertawa," ungkap Robert Alberts, Selasa (15/6/2021) dikutip dari Republik Bobotoh.
Robert Alberts turut mengomentari regulasi turnamen pramusim, yang membuatnya heran.
Pasalnya regulasi Piala Wali Kota Solo 2021 hanya mengizinkan tim Liga 1 memakai pemain asingnya saat berhadapan dengan sesama tim Liga 1.
Bahkan setiap tim hanya diperbolehkan menggunakan 4 pemain asingnya.
Namun ketika melaju ke partai final, tim tidak diperbolehkan menggunakan pemain asing.
Baca juga: Setelah Tendang Pemain Persib Bandung, Pemain Persikabo Gilang Ginarsa Minta Maaf ke Frets Butuan
Untuk saat ini, hanya Arema FC dari tim Liga 1 yang tidak memiliki pemain asing.
Arema FC berencana menurunkan pemain lokal saat menghadapi Persib Bandung pada babak penyisihan pertama.
"Dan yang saya dengar, ini sangat mengherankan, dari meeting hari ini dikatakan bahwa kami bisa bermain dengan empat pemain asing, tapi ketika kami melaju ke final tidak bisa bermain dengan pemain asing," urainya.
Roberts mempertanyakan nasib pemain asing, mereka hanya bisa bermain di babak penyisihan, namun tidak bisa diturunkan di final.