Breaking News:

Terkini Daerah

Kekasih Tak Mau Tanggung Jawab, Wanita Ini Tengah Malam Melahiran Sendirian Lalu Buang Bayinya

Seorang wanita berinisial AH (32) tega membuang bayi yang baru saja ia lahirkan di Sumba Barat.

Editor: Lailatun Niqmah
thehits.co.nz
Ilustrasi Bayi. Seorang wanita berinisial AH (32) tega membuang bayi yang baru saja ia lahirkan di Sumba Barat. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang wanita berinisial AH (32) tega membuang bayi yang baru saja ia lahirkan.

Hal ini lantaran bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap, ditambah sang pria tak mau tanggung jawab.

Bayi berjenis kelamin perempuan ini kemudian ditemukan warga dalam kondisi masih hidup, tergeletak ditutup daun jati pada Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Pengakuan Mahasiswa Cabuli Bayi 1,3 Tahun, Berawal saat Momong Korban Sambil Nonton Video Porno

Adapun lokasi penemuan bayi ialah di samping sebuah gedung serbaguna, Kelurahan Loda Pare, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dikutip dari PosKupang.com, Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto mengatakan, tim Satreskrim Polres Sumba Barat telah mengamankan pelaku.

Pelaku Sempat Cari Pertolongan

Peristiwa itu berawal pada Selasa (8/6/2021) sekira 02.30 Wita, AH merasa sakit perut seperti mau melahirkan.

Ia kemudian mendatangi Puskesmas Weekarou untuk meminta pertolongan petugas medis di tempat tersebut.

"Sampai di depan ruangan kebidanan, pintu terkunci," kata Arianto seperti dikutip dari Kompas.com.

Selanjutnya, AH menghubungi seorang koordinator bidan melalui sambungan telepon.

Namun telepon dari AH tidak diangkat.

"Karena sakit mau melahirkan tidak bisa ditahan, lalu tersangka AH memasukkan handphone ke dalam saku celana dan melepaskan celana yang dipakainya sambil berteriak minta tolong," papar Arianto.

Baca juga: Nasib Pasangan Hubungan Sedarah yang Buang Bayi di Bekasi, Polisi Hanya Tetapkan 1 Tersangka

Tak lama kemudian, AH melahirkan bayi yang dikandungnya.

Kemudian ia memakai kembali celananya.

AH lalu bangun dan membungkus bayi yang dilahirkanya dengan kasin sarung yang dibawanya.

"Selanjutnya tersangka AH menuju ke arah sepeda motornya yang diparkir dengan membawa bayi dan ari-ari yang belum dipotong tali pusarnya," ungkapnya.

Masih dari PosKupang.com, setelah itu, AH lalu meletakkan bayi tersebut di sekitar gedung serbaguna Weekarou, sekira 200 meter ke arah timur dari Puskesmas Weekarou.

Bayi tersebut kemudian ditutup menggunakan daun jati.

Keesokan harinya, bayi itu ditemukan oleh dua orang warga yang sedang melintas di sekitar lokasi, Rabu (8/6/2021) pukul 06.30 Wita.

Hasil Hubungan Gelap

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved