Kabar Tokoh
Sosok Farah Puteri yang Menentang Rencana Menhan Prabowo untuk Berutang Rp 1.700 Triliun Alutsista
Farah Puteri Nahlia merupakan satu di antara anggota DPR RI termuda 2019-2024. Dirinya terpilih dengan suara terbanyak dari Fraksi PAN.
Editor: Atri Wahyu Mukti
Selain itu, Farah Puteri Nahlia juga berencana melakukan pengembangan UMKM untuk mendorong ekonomi masyarakat kecil.
Akan ada skill training memasak produk khas lokal, menjahit atau bimbel atau konsultasi gratis untuk para pelajar.
Farah Puteri Nahlia menjadi kader Partai Amanat Nasional (PAN) untuk daerah pemilihan Jabar IX (Kabupaten Garut dan Tasikmalaya) dan berhasil mengantongi 113.263 suara.
Sesuai latar belakang keilmuannya, Farah Puteri Nahlia duduk sebagai anggota Komisi I yang membidangi pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika, serta intelijen.
Baca juga: Oknum Polisi Diciduk Propam sedang Tidur dengan Istri Orang di Rumah si Wanita
Tentang Kebijakan Menhan Prabowo
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PAN, Farah Puteri Nahlia, menentang rencana Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang dipimpin Prabowo Subianto berutang Rp 1.700 triliun untuk pembelian Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista).
"Saat ini Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid 19. Upaya penanganan menjadi prioritas utama pemerintah agar ekonomi kita kembali pulih. Upaya menjaga ketahanan ekonomi masyarakat lebih urgen dan mendesak dilakukan tanpa mengurangi visi strategis penguatan pertahanan militer," ujar Farah dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan, Minggu (6/6/2021).
Anggota DPR termuda periode 2019-2024 ini menilai, pembelian alat peralatan pertahanan keamanan (Alpahankam) atau Alutsista dengan anggaran sebesar itu tergesa-gesa dan belum terencana secara matang.
Sebab, dalam pertahanan nasional perlu membaca visi menjadi strategi lalu menjadi doktrin pertahanan untuk membuat roadmap yang sesuai dengan Nawacita. (TribunnewsWiki/Indah/Kontan)
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Ini Profil Farah Puteri Nahlia, Anggota DPR Termuda yang Menentang Rencana Alutsista Menhan Prabowo