Terkini Nasional
Viral Rekaman Diduga Bambang Pacul, Ngaku Enggan Ganjar Nyapres: Siapa pun Calonnya Wakilnya Puan
Viral video yang diduga Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Pemenangan Pemilu yang juga ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Viral rekaman suara berdurasi 3 menit 46 detik yang diduga Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Pemenangan Pemilu yang juga ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul.
Dilansir TribunWow.com, dalam rekaman yang beredar diduga Bambang Pacul mengancam akan mundur jika PDIP mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari PDIP.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kudus Alami Lonjakan, Ganjar Pranowo Sempat Lakukan Sidak dan Temukan Ini
Baca juga: Alasan Politisi PDIP Effendi Simbolon Usulkan Puan-Anies di Pilpres 2024: Jangan Lagi Prabowo
Suara yang diduga Bambang Pacul itu mengibaratkan Puan Maharani sebagai teh botol Sosro.
Menurut dia, siapa pun calon presidennya, wakilnya harus Puan Maharani.
"Jadi rumusnya Puan Maharani teh botol sosro. Apapun makanannya minumnya teh botol. Ya to? Siapapun calon presidennya wakilnya PM," ucapnya, dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu (5/6/2021).
"Masuk akal tidak? Ya pasti masuk to pak. Apakah presidennya Ganjar wakilnya Puan? Yang bener."
Suara yang diduga Bambang Pacul itu lantas mengatakan DPD PDIP Jawa Tengah tak sejalan dengan Ganjar jika benar-benar mencalonkan diri sebagai presiden.
"Apa yang dilakukan DPD PDIP? Menunggu titah ketua umum. Kita sudah mempersiapkan. Kenapa? Saya akan ajak bicara ketua umum, saya jelaskan," ujarnya.
"Ora cul, iki aku intine Ganjar yang akan saya kasih rekomendasi. Mohon ijin bu saya mengundurkan diri."
Berikut transkrip percakapan lanjutannya tersebut:
Berani cul, berani, kenapa takut? Nanti kalau Ganjar dikasih rekomendasi. Kemungkinan itu ada tidak? Ya ada, tapi nol koma nol nol persen.
Masih ada mbak Puan tidak bisa to pak. Teorinya siapa. Lha dulu Pak Jokowi bisa. Lha dulu Mbak Puan masih indil-indil. Sekarang ya tidak bisa.
(Mbak Puan) semua lorong kekuasaan istana pernah. Semua lorong di senayan pernah. Kurang apa? Kekuasaan di Republik itu hanya di dua titik. Di senayan dan istana. Mbak Puan pernah bergerak di dua lorong itu. Pengalaman sudah punya. Elit-elit sudah kenal semua, lebih gampang untuk berembuk.
Nanti kalau saya menegur (Ganjar), dia balas. Memang kamu siapa cul, negur aku. Yang bisa negur aku Bu Mega tok. Kan begitu mulutnya dia. DPD dan Ganjar beda pendapat, biar yang nilai ketua umum.
Ya kalau saya diberi kewenangan ya saya ajak tarung tidak perduli saya. Ini tak kasih kalian semua. Kalau rekom jatuh ke Ganjar, Bambang Pacul mengundurkan diri dari jabatannya!
Baca juga: Tak Diinginkan Jadi Koalisi PDIP di Pemilu 2024, Demokrat Sindir Kekalahan Megawati Lawan SBY
Baca juga: PDIP dan Partai Demokrat Tak Mau Saling Berkoalisi, Andi Arief: Sama Saja Bunuh Diri Politik