Terkini Daerah
Viral Marah-marah hingga Ancam Bunuh Menteri, Bupati Alor Kini Minta Maaf ke Risma
Bupati Alor Amon Djobo telah menyampaikan permintaan maafnya kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Sempat geger karena viral video dirinya marah-marah kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini, Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo kini telah meminta maaf kepada Risma.
Amon meminta maaf atas perkataan dan sikap kasarnya terhadap sang menteri.
Sebelumnya Amon diketahui marah-marah menyindir Risma, ia juga disebut mengeluarkan ancaman pembunuhan.
Baca juga: Baru Sekarang Viral Marah-marah, Bupati Alor Ngaku Sudah Kecewa ke Risma sejak Rapat Bareng Jokowi
Dikutip TribunWow.com dari POS-KUPANG.com, hal itu disampaikan oleh Ketua DPRD Alor Enny Anggrek.
Enny menyebut apa yang dilakukan oleh Amon telah mempermalukan rakyat Alor.
"Kami sangat malu dengan viralnya video Bupati Alor yang marah, maki-maki, fitnah dan bahkan ancaman ibu Menteri Sosial," ujar Enny kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (2/6/2021).
Enny mengungkapkan, terdengar ada ancaman keluar dari mulut Amon dalam video yang viral.
Ia menyebut, ancaman itu terdengar saat video memasuki menit ketiga detik keenam.
Sejak menit kedua detik 24, Bupati Amon terdengar mulai memarahi dan memaki maki Menteri Tri Rismaharini.
"Kami sangat malu dengan viralnya video itu. Terakhir di video menit 3.06 itu ada ancaman mau bunuh menteri," ungkap Enny.
Enny manambahkan, bantuan yang diberikan oleh Mensos Risma memang bukanlah bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).
"Bantuan itu dari ibu Mensos, bukan bantuan PKH. Apa yang disampaikan bupati itu hoax. Sebagai bupati ia paham, PKH itu bantuan tunai yang langsung masuk ke rekening masyarakat penerima bantuan," kata Enny.
Tak lama setelah video marah-marahnya viral, Amon diketahui sudah menyampaikan permohonan maafnya kepada Mensos Risma.
Berikut permintaan maaf lengkap Bupati Alor Amon Djobo dikutip dari POS-KUPANG.com:
"Ibu Menteri saya minta mohon maaf sikap dan tutur kata saya salah. Itulah kita ini satu di Jakarta, satu di provinsi, satu di kabupaten kadang ada silang pendapat. Tetapi saya juga harus meminta maaf pada tokoh nasional. Saya membanggakan ibu Risma saat jadi Walikota Surabaya dulu. Saat pesawat hilang ada satu warga saya yang meninggal," ungkap Amon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/1-sosial-tri-rismaharini-kiri-karena-persoalan-penyaluran-bantuan.jpg)