Viral Medsos
Baru Sekarang Viral Marah-marah, Bupati Alor Ngaku Sudah Kecewa ke Risma sejak Rapat Bareng Jokowi
Bupati Alor Amon Djobo mengaku telah mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi yang berisi kekecewaannya terhadap Mensos Risma.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Sosok Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo kini tengah menjadi pusat perhatian publik gara-gara videonya yang viral marah-marah kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini.
Dalam videonya itu Amon merasa tidak dihargai oleh tindakan Risma yang mengirimkan bantuan kepada masyarakat tanpa melalui Pemerintah Kabupaten Alor namun langsung lewat DPRD Kabupaten Alor.
Menurut pengakuan Amon, dirinya sudah sejak lama kecewa terhadap Risma sebelum video ini viral.

Baca juga: Jawaban Mensos Risma soal Viral Video Bupati Alor Marah-marah: Bukan PKH, tapi Bantuan untuk Bencana
Baca juga: Sosok Bupati Alor Amon Djobo, Viral Usir Staf Risma, Pernah Ancam Tembak Mati Kolonel TNI 2020 Lalu
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Amon mengaku sudah kecewa terhadap Risma sejak rapat virtual bersama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada awal April 2021.
Kala itu rapat dihadiri oleh presiden, Menteri Sosial, Gubernur NTT, dan seluruh bupati serta wali kota se-NTT.
Pada rapat itu, Risma menjelaskan jika dirinya telah mengirimkan bantuan sosial kepada warga Alor melalui Ketua DPRD Alor.
Ketika itu Amon mengaku dirinya merasa tersinggung dan langsung mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi.
"Surat yang berisi kekecewaan kami terhadap Menteri Sosial (Risma), sudah kami kirim per tanggal 6 April 2021 lalu," kata Amon kepada Kompas.com, Selasa (1/6/2021) malam.
Amon mengatakan, dirinya tidak ingin Jokowi beranggapan Pemkab Alor tidak bisa bekerja.
"Intinya kita sudah bersurat ke Presiden soal dia (Risma) punya tingkah laku," tegas Amon.
Menurut penuturan Amon, tidak hanya dirinya yang merasa tersinggung, Gubernur NTT juga disebut merasa tersinggung atas tindakan Risma.
Risma dinilai tidak menghargai pemerintah daerah lantaran menyalurkan bantuan sosial untuk masyarakat melalui DPRD dan bukan pada pemda.
Menanggapi video Amon yang marah-marah, Risma telah memberikan jawabannya.
Dikutip dari Kompas.com, Risma menegaskan bahwa bantuan yang pada saat itu diurus oleh dirinya bukanlah bantuan PKH.
Risma menjelaskan, bantuan yang saat itu diurus oleh DPRD Alor merupakan bantuan bencana banjir bandang dan siklon tropis Seroja di NTT.