Breaking News:

Viral Medsos

Fakta Viral Bupati Alor Amon Djobo Marah hingga Usir 2 Staf Menteri Risma, Ternyata Ini Penyebabnya

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo marah-marah kepada dua staf Kemensos.

Editor: Lailatun Niqmah
Kolase (POS KUPANG/OBY LEWANMERU) dan (YouTube Tribun Timur)
Sebuah video berdurasi 3 menit 9 detik yang berisi Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Amon Djobo marah terhadap Menteri Sosial Tri Rismaharini, beredar di grup media sosial. 

TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo marah-marah kepada dua staf Kementerian Sosial (Kemensos).

Dalam video yang beredar, terlihat Bupati Amon Djobo memakai pakaian safari memarahi dua staf Kemensos yang duduk di hadapannya.

Dari rekaman itu, terdengar Bupati Amon Djobo marah dan menyebut soal pendistribusian bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI.

Video Bupati Alor NTT Amon Djobo tampak memarahi staf Kementerian Sosial RI.
Video Bupati Alor NTT Amon Djobo tampak memarahi staf Kementerian Sosial RI. (Istimewa)

Baca juga: Viral Video Bupati Alor Marah-marah Sindir Mensos Risma: Itu Menteri Omong Mulu

Bupati Amon terdengar marah karena bantuan sosial yang seharusnya diurus oleh daerah malah diurus oleh DPRD Alor.

Selain marah kepada staf Menteri Sosial Tri Rismaharini, Bupati Amon juga mengusir staf Kementerian Sosial agar segera meninggalkan Kabupaten Alor.

Amon Djobo tampak tidak peduli dan berjalan meninggalkan staf tersebut usai meluapkan kemarahannya.

Kepada wartawan, Bupati Amon mengakui video yang beredar tersebut adalah dirinya.

Bupati Amon Djobo mengaku kalau ia memang memarahi dua staf Kementerian Sosial yang datang untuk melaporkan terkait bantuan santunan kematian bagi korban bencana Siklon Seroja di wilayah itu.

Pemicu kemarahan itu, kata Bupati Amon Djobo adalah laporan Menteri Sosial Tri Rismaharini kepada Presiden Jokowi saat pertemuan virtual penanganan bencana di Provinsi NTT dan NTB dengan gubernur dan para bupati yang berlangsung pada 7 April 2021 lalu.

Saat itu, kata Bupati Amon Djobo, Menteri Sosial Tri Rismaharini melaporkan kepada Presiden bahwa telah menyalurkan bantuan kepada korban bencana di Kabupaten Alor melalui DPRD.

"Tanggal 6-7, Presiden pimpin rapat virtual dengan gubernur dua provinsi dan bupati. Menteri Sosial laporkan kirim bantuan lewat DPRD Alor. Itu membuat ketersinggungan kami," kata dia.

Karena itu, kata dia, saat dua staf Kementerian Sosial datang untuk melaporkan soal bantuan tersebut, ia tersulut emosi dan langsung marah.

Ia mengatakan, harusnya laporan bantuan itu diberikan melalui DPRD saja.

Baca juga: Viral Wisatawan Jogja Curhat Dipaksa Sewa Jip Rp 550 Ribu, Asosiasi Jip hingga Bupati Angkat Bicara

"Mereka datang yang 2 orang, bilang ada datang bawa bantuan untuk yang meninggal 15 juta. Itu yang saya marah. Lu kasih di DPRD yang bagi. Kenapa kasih di kami," ujar dia.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved